TARUTUNG — Ajang Pemilihan Putra Putri Bonapasogit digelar sebagai wadah bagi generasi muda Tapanuli Utara untuk mengasah bakat, memperkuat wawasan, dan menyalurkan kreativitas. Kegiatan ini juga menjadi sarana mengenalkan kembali nilai kearifan lokal serta potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan hadir membuka acara secara resmi. Keduanya menyatakan dukungan penuh terhadap program pembinaan kepemudaan yang dinilai strategis bagi kemajuan daerah.
Siapa Saja Pemenang Pemilihan Putra Putri Bonapasogit 2026?
Dewan juri menetapkan enam pemenang pada malam puncak penganugerahan. Dari kategori putra, Desta Hulu keluar sebagai Juara 1, disusul Marvel Hutapea di posisi Juara 2 dan Hans Sitompul di Juara 3.
Kategori putri menempatkan Violin Simanjuntak sebagai Juara 1, Eunike Setia Baru Juara 2, dan Kayla Lumbantoruan Juara 3. Para pemenang dan seluruh finalis diharapkan mengambil peran aktif mempromosikan pariwisata serta melestarikan kekayaan budaya Tapanuli Utara.
Pesan Bupati untuk Generasi Muda Tapanuli Utara
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum ini dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
"Kita berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian acara ini dengan sungguh-sungguh dan sportif. Generasi muda Tapanuli Utara harus tampil percaya diri, berkarakter, serta siap menjadi duta yang membawa nama baik daerah kita," ujar Bupati.
Peran Pemenang untuk Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Melalui program pembinaan kepemudaan ini, Pemkab Tapanuli Utara optimistis para pemenang mampu menggerakkan potensi ekonomi daerah ke arah yang lebih maju. Pariwisata dan kebudayaan menjadi dua sektor yang akan menjadi fokus peran para duta terpilih.
Pemilihan Putra Putri Bonapasogit menjadi bagian dari rangkaian komitmen Pemkab Taput dalam mendorong pengembangan potensi pemuda serta pemajuan kebudayaan daerah. Kegiatan serupa diharapkan berlanjut sebagai ruang ekspresi generasi muda di wilayah tersebut.