Pencarian

Wagubsu Surya Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Deliserdang, Bacakan Amanat Menhub

Kamis, 17 September 2026 • 14:31:31 WIB
Wagubsu Surya Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Deliserdang, Bacakan Amanat Menhub

DELISERDANG — Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, berlangsung khidmat. Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bertindak sebagai pembina upacara, Kamis (17/09/2026). Jajaran ASN dan aparatur terkait hadir mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam amanat Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang dibacakan Wagubsu, transportasi disebut tidak dapat dipandang semata sebagai urusan kendaraan dan infrastruktur. Transportasi berperan sebagai penghubung antarpulau, kota dengan desa, hingga sentra produksi dengan pasar.

Arahan Presiden: Konektivitas untuk Tekan Biaya Logistik

Menhub mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto soal pentingnya konektivitas pusat produksi dan permukiman. Tujuannya menekan biaya logistik. Karena itu, tugas insan perhubungan dinilai tidak ringan.

Layanan keperintisan untuk masyarakat wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tetap harus terhubung. Menhub menyebut hal itu sebagai bagian dari tanggung jawab pelayanan publik di sektor transportasi.

Angkutan Massal hingga Integrasi Antarmoda Jadi Prioritas

Menhub membeberkan sejumlah fokus pembenahan sektor transportasi. Ia menekankan penguatan angkutan massal perkotaan agar transportasi publik semakin layak dan menarik.

"Kita harus memperkuat angkutan massal perkotaan agar transportasi publik menjadi pilihan yang semakin layak dan menarik. Kita harus membangun integrasi antarmoda agar perjalanan dari pintu ke pintu menjadi lebih mudah. Dan kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian," katanya.

Integrasi antarmoda disebut membuat perjalanan dari pintu ke pintu lebih mudah. Perbaikan sistem logistik juga diharapkan menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian.

Teknologi Dianggap Penting, tapi Integritas Petugas Lebih Menentukan

Menhub menilai teknologi harus membuat pengawasan semakin transparan dan efektif. Transformasi digital diharapkan berujung pada perjalanan yang lebih selamat, kepatuhan yang lebih baik, dan sistem logistik yang semakin tertib.

"Namun, secanggih apapun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetap manusia. Aplikasi, sistem pengawasan, infrastruktur terbaik, pada akhirnya berpulang kepada integritas, kepedulian, dan keberanian kita mengambil keputusan yang benar," katanya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa aplikasi, sistem pengawasan, dan infrastruktur terbaik tetap bergantung pada integritas serta kepedulian petugas. Keberanian mengambil keputusan yang benar disebut menjadi penentu akhir.

Penghargaan untuk Petugas yang Bekerja Saat Orang Lain Tidur

Menhub menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan jajaran yang bekerja melayani masyarakat. Ia meminta semua pihak terus memberi manfaat bagi masyarakat.

"Pekerjaan kita sering kali berlangsung ketika sebagian besar masyarakat tidak melihatnya. Ketika orang lain tidur, ada petugas yang memeriksa landasan. Ada yang mengawasi pergerakan kapal. Ada yang memastikan persinyalan kereta bekerja. Ada yang memeriksa kendaraan. Ada yang mengatur navigasi dan lalu lintas. Ada petugas di terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandar udara. Ada pula rekan-rekan kita yang tetap berada di lapangan ketika terjadi bencana dan kecelakaan. Untuk seluruh pengabdian itu, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih," kata Menhub.

Deretan petugas itu menyebar dari landasan, perairan, jalur kereta, hingga terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandar udara. Mereka juga tetap berada di lapangan saat bencana dan kecelakaan terjadi.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: asarpua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks