Pencarian

Acer Ungkap Strategi Laptop 2026: RAM DDR4 Tetap Diandalkan untuk Tekan Harga

Minggu, 30 Agustus 2026 • 13:24:31 WIB
Acer Ungkap Strategi Laptop 2026: RAM DDR4 Tetap Diandalkan untuk Tekan Harga
Acer mempertahankan penggunaan RAM DDR4 pada sejumlah lini laptop 2026 untuk menekan harga jual di tengah kenaikan biaya produksi komponen memori global.

SUMATERA UTARA — Kenaikan biaya produksi komponen memori global memaksa para produsen laptop mencari cara agar produknya tetap laku di pasar Indonesia. Alih-alih menaikkan harga jual secara drastis, sebagian brand memilih mempertahankan teknologi lama yang lebih murah, sambil tetap menyediakan opsi peningkatan performa bagi konsumen.

Mengapa Harga Laptop 2026 Naik dan Apa Dampaknya ke Konsumen

Harga laptop entry-level yang sebelumnya berkisar Rp5–6 juta kini bergeser ke rentang Rp7–9 juta. Pemicunya adalah kenaikan biaya produksi RAM generasi baru seperti LPDDR5X dan SSD berkapasitas besar sejak awal tahun.

Untuk menyiasatinya, produsen mempertahankan penggunaan RAM DDR4 di sejumlah lini produk. Langkah ini dinilai sebagai solusi cerdas agar konsumen dengan anggaran terbatas tetap bisa membeli laptop baru tanpa mengorbankan kualitas secara signifikan.

Perubahan Prioritas: Bukan Cuma Soal Harga Murah

Kebiasaan belanja konsumen Indonesia ikut berubah seiring naiknya harga. Pembeli kini tidak hanya mengejar harga murah, tetapi mempertimbangkan nilai maksimal dari setiap rupiah yang dikeluarkan.

Desain dan pilihan warna estetis menjadi pertimbangan utama, mengikuti fenomena "lipstick effect" di mana konsumen menginginkan produk yang tampil menarik tanpa harus membayar mahal. Tren kerja fleksibel juga mendorong permintaan laptop berbobot ringan yang mudah dibawa bepergian.

Acer Aspire Lite dan Aspire Go: Jawaban untuk Pelajar dan Mahasiswa

Bagi orang tua yang menyiapkan kebutuhan sekolah anak dari SD hingga SMA, memilih laptop dengan spesifikasi terlalu rendah justru berisiko membuat perangkat cepat lemot dan tidak awet. Acer menawarkan solusi lewat lini Aspire Lite dan Aspire Go yang dibanderol di bawah Rp10 juta.

Kedua seri ini ditenagai prosesor Intel Core 3 dan Core 5 terbaru, serta dilengkapi slot RAM DDR4 yang bisa di-upgrade kapan saja. Dengan begitu, orang tua tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam di awal pembelian.

Strategi ini memungkinkan pembelian laptop standar sekarang, lalu menambah kapasitas memori di tahun berikutnya saat kebutuhan anak semakin kompleks. Biaya upgrade DDR4 jauh lebih terjangkau dibandingkan harus membeli unit baru.

Rekomendasi untuk Pembeli di Tengah Kenaikan Harga

Panduan dari Acer dan Jagat Review ini menekankan pentingnya memahami kebutuhan sebelum membeli. Untuk pelajar dan mahasiswa, laptop dengan RAM upgradeable menjadi pilihan paling rasional karena menawarkan fleksibilitas jangka panjang.

Profesional yang membutuhkan perangkat ringan untuk mobilitas tinggi juga tetap punya opsi di kelas menengah, meski harus merelakan spesifikasi tertinggi demi harga yang lebih bersahabat. Kuncinya adalah menentukan prioritas antara performa, desain, dan bobot sebelum memutuskan pembelian.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medialampung.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks