SUMATERA UTARA — Anker resmi memperluas lini proyektor portabelnya melalui Soundcore Nebula P1, sebuah perangkat 1080p yang mengadopsi konsep desain dari seri premium Nebula X1 namun dikemas dalam bodi yang lebih ringkas dan harga yang jauh lebih ramah kantong. Produk ini mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan paket hiburan lengkap—proyektor, sound system, dan portabilitas—dalam satu perangkat.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Soundcore Nebula P1 dirilis pada Oktober 2025 dengan banderol US$799 (sekitar Rp 13,1 juta), atau setara £699 di Inggris dan AU$1.299 di Australia. Untuk pasar Indonesia, harga resmi belum diumumkan, namun dengan kurs saat ini, estimasi banderolnya berada di kisaran Rp 12,5 juta hingga Rp 13,5 juta sebelum pajak dan bea masuk.
Perangkat ini tercatat beberapa kali mendapat diskon hingga menyentuh angka US$639 (sekitar Rp 10,5 juta). Jika pola diskon serupa terjadi di kanal e-commerce Indonesia, momen tersebut bisa menjadi waktu terbaik untuk membeli, mengingat persaingan di kelas harga ini cukup ketat.
Spesifikasi Utama Soundcore Nebula P1
- Resolusi: 1080p (Full HD) dengan teknologi DLP 4-LED
- Kecerahan: 650 lumens
- Sistem Operasi: Google TV (bawaan)
- Koneksi: 1x HDMI 2.1 (eARC), 1x USB-A, 1x audio 3.5mm, USB-C untuk daya
- Speaker: 2 unit nirkabel yang dapat dilepas (2.0 channel), baterai 20 jam
- Dimensi & Berat: 124 x 130 x 284 mm, 2,4 kg
- Daya Tahan: IP33 (proyektor), IP54 (speaker)
Desain dan Portabilitas: Gimbal, Tali Bawa, dan Speaker Lepas3>
Berbeda dari kebanyakan proyektor kotak, Nebula P1 hadir dalam bentuk kolom setinggi kurang dari 30 cm dengan berat 2,4 kg. Unit proyektor berada di dalam bingkai yang bisa diarahkan vertikal (gimbal), memudahkan pengaturan sudut tanpa butuh tripod. Tersedia tali jinjing bawaan sehingga mudah dibawa ke halaman belakang atau kamar tidur.
Fitur paling menonjol ada di bagian atas: dua speaker satelit yang bisa dicabut. Speaker ini terhubung secara nirkabel ke unit utama dan bisa diletakkan di kiri-kanan area menonton untuk menciptakan panggung suara yang lebar—sesuatu yang jarang dimiliki proyektor seharga jutaan rupiah. Saat tidak dipakai, speaker menempel kembali ke bodi utama dan mengisi daya melalui pin pogo. Sayangnya, sistem pengisian ini tidak selalu andal; dalam pengujian, salah satu speaker gagal terisi karena pin tidak terkoneksi sempurna.
Kekurangan lain muncul saat proyektor diletakkan di permukaan miring. Tidak ada kaki penyetel untuk mengoreksi kemiringan horizontal, dan port HDMI di belakang unit bisa terdorong kabel sehingga mengubah sudut gambar. Untuk koreksi, pengguna hanya mengandalkan keystone digital yang otomatis memotong piksel.
Kualitas Gambar: Terbaik di Ruang Gelap
Dengan kecerahan 650 lumens, Nebula P1 bukanlah proyektor untuk ruangan terang. Uji coba menunjukkan gambar terbaik hanya muncul di ruang gelap atau minim cahaya. Pada kondisi ideal, reproduksi warnanya solid dan natural, tanpa oversaturasi. Konten HDR juga bisa tampil memukau di lingkungan gelap.
Resolusi 1080p menjadi batasan berikutnya. Jika diproyeksikan lebih dari 100 inci, efek screen-door (celah antar piksel) mulai terlihat jelas. Untuk ukuran 80-100 inci dengan jarak duduk normal, ketajamannya masih bisa diterima. Pengaturan bawaan pabrik juga bermasalah: motion interpolation aktif secara default yang membuat film terlihat seperti sinetron, dan sharpening berlebihan yang menimbulkan aliasing pada detail halus. Menurunkan sharpening ke level 4 dan mematikan motion interpolation memperbaiki kualitas gambar secara signifikan.
Kontras menjadi kelemahan utama. Level hitam tidak dalam—area gelap tampak abu-abu, membuat adegan malam kurang dramatis. Ini wajar untuk proyektor di kelas harga ini, tapi tetap perlu dipertimbangkan jika Anda prioritas pada kualitas sinematik.
Audio: Stereo Luas, Bass Terbatas
Speaker satelit Nebula P1 fokus pada frekuensi mid-range, yang membuat dialog tetap jelas dan mudah dimengerti. Namun, untuk film aksi atau musik, bass tidak terasa berdampak dan suara bisa terdengar sedikit tajam pada vokal tertentu.
Keunggulan utamanya adalah fleksibilitas. Anda bisa meletakkan speaker sejauh kabel tidak membatasi—menciptakan soundstage yang jauh lebih imersif daripada speaker internal proyektor lain. Jika diletakkan kembali di atas bodi utama, efek stereo hilang dan suara terdengar datar.
Performa Gaming dan Daya Tahan
Mode gaming pada proyektor ini menawarkan latensi rendah yang cukup untuk game aksi cepat seperti Hades. Namun, ada kompromi: mode ini menonaktifkan semua koreksi gambar digital, jadi Anda harus memposisikan proyektor secara manual dengan presisi. Di luar mode gaming, input lag terasa jelas dan tidak cocok untuk game yang butuh reaksi cepat.
Untuk urusan daya, proyektor ini mengandalkan adaptor USB-C dari Anker (disertakan) dan bisa bekerja dengan power bank berdaya tinggi. Speaker satelit memiliki baterai 20 jam, cukup untuk maraton film. Tingkat perlindungan IP33 pada proyektor dan IP54 pada speaker memberikan ketenangan pikiran saat cuaca mendadak berubah, selama sumber daya tidak terkena air.
Perbandingan dengan Kompetitor
Di kelas harga yang sama, Nebula P1 menghadapi persaingan ketat. JMGO N1S (US$999) menawarkan kecerahan 900 lumens dengan teknologi RGB laser yang menghasilkan warna lebih hidup, meski resolusinya tetap 1080p. JMGO N1S Ultra 4K bahkan sempat turun harga hingga di bawah US$1.000, menawarkan gambar 4K dengan kecerahan 2.400 lumens—jauh lebih unggul secara visual, namun membutuhkan colokan listrik dan tidak sepraktis Nebula P1.
Samsung The Freestyle 2nd Gen (US$799) menjadi alternatif dengan ekosistem Tizen dan desain ringkas, tetapi kecerahannya hanya 230 ANSI lumens dan tidak memiliki speaker lepas. Keunggulan Nebula P1 tetap pada paket lengkap: portabilitas, ketahanan air, dan sistem audio yang bisa diandalkan.
Kesimpulan: Untuk Siapa Produk Ini?
Soundcore Nebula P1 adalah pilihan tepat bagi mereka yang sering menonton di luar ruangan, berkemah, atau memiliki ruang terbatas namun menginginkan pengalaman sinema dengan suara stereo yang luas. Paket all-in-one ini menawarkan nilai yang baik, terutama jika mendapatkan harga diskon.
Sebaliknya, jika kebutuhan utama Anda adalah kualitas gambar maksimal di ruang gelap permanen, atau Anda sudah memiliki speaker Bluetooth stereo, alokasikan budget ke proyektor dengan kecerahan lebih tinggi seperti JMGO N1S. Nebula P1 unggul bukan karena menjadi yang terbaik di satu aspek, melainkan karena menjadi yang paling fleksibel secara keseluruhan.