Pencarian

10 Kepala Desa Deli Serdang Diterima di UI Melalui Program KDMK Kemendagri, Terbanyak di Sumut

Sabtu, 11 Juli 2026 • 17:32:31 WIB
10 Kepala Desa Deli Serdang Diterima di UI Melalui Program KDMK Kemendagri, Terbanyak di Sumut
Sepuluh kepala desa Deli Serdang mengikuti Program KDMK di Universitas Indonesia pada Juli 2026.

DELI SERDANG — Sepuluh kepala desa dari Kabupaten Deli Serdang mulai mengikuti perkuliahan di Universitas Indonesia (UI) pada 13–16 Juli 2026. Mereka tergabung dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II yang digelar Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa.

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, melepas para peserta di sela kegiatan Berjemur (Bupati Berjumpa Rakyat) di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (10/7/2026). Dalam sambutannya, ia menyebut program ini sebagai kesempatan langka yang harus dimanfaatkan maksimal.

“Ini program perdana dan saat ini masih Angkatan II. Beruntung Deli Serdang bisa mengirimkan 10 kepala desa untuk belajar di kampus ternama. Harapannya, pulang dari sana bawalah pembelajaran itu untuk memajukan desa menjadi lebih maju dan lebih baik lagi,” ujar Bupati Asri.

Mengapa Deli Serdang Mendapat Jatah Terbanyak?

Dari total 14 peserta asal Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang mengirimkan 10 kepala desa. Dua kabupaten lain yang ikut serta adalah Humbang Hasundutan dan Pakpak Bharat. Menurut Bupati Asri, Deli Serdang patut bersyukur karena menjadi salah satu dari tiga daerah di provinsi ini yang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut.

Siapa Saja Kepala Desa yang Berangkat ke UI?

Kesepuluh kepala desa tersebut berasal dari berbagai kecamatan di Deli Serdang. Mereka adalah:

  • Desa Bandar Baru (Kecamatan Sibolangit)
  • Desa Sei Merah (Kecamatan Tanjung Morawa)
  • Desa Medan Krio (Kecamatan Sunggal)
  • Desa Karang Anyar (Kecamatan Beringin)
  • Desa Sigara-gara (Kecamatan Patumbak)
  • Desa Tadukan Raga (Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir)
  • Desa Kutalimbaru (Kecamatan Kutalimbaru)
  • Desa Sidodadi (Kecamatan Batang Kuis)
  • Desa Pasar VI Kualanamu (Kecamatan Beringin)
  • Desa Selemak (Kecamatan Hamparan Perak)

Apa yang Dipelajari di Program KDMK?

Program KDMK merupakan bagian dari Program Pemerintahan Desa Berdampak Tahun 2026. Tujuannya memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala desa, meningkatkan tata kelola pemerintahan desa, dan memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan pembangunan yang visioner dan berbasis data. Selain itu, program ini mendorong lahirnya inovasi sesuai potensi lokal desa.

Bupati Asri berharap para kepala desa bisa mempelajari berbagai praktik baik yang dapat diterapkan di desa masing-masing. “Pulang dari sana, bawalah pembelajaran itu untuk memajukan desa menjadi lebih maju dan lebih baik lagi,” pesannya.

Wamendagri Sempat Sosialisasikan Program Ini di Deli Serdang

Program KDMK sebelumnya telah disosialisasikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, saat membuka Dialog Otonomi Daerah dalam rangkaian peringatan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kabupaten Deli Serdang, awal Juli lalu.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan desa semakin meningkat. Targetnya, pembangunan desa bisa lebih inovatif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gerindrasumut.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks