MEDAN — Aktivitas perdagangan di Pelabuhan Belawan menunjukkan tren positif sepanjang lima bulan pertama tahun ini. Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menyebut capaian itu menjadi indikator meningkatnya distribusi barang di salah satu simpul logistik utama Sumatera Utara.
Tambahan Kapal dan Shipping Line Baru Pacu Volume Internasional
Yusrizal menjelaskan, pertumbuhan arus peti kemas untuk segmen internasional didorong oleh penguatan konektivitas pelayaran. Pelindo mencatat adanya tambahan kunjungan kapal, kehadiran sejumlah shipping line baru, serta peningkatan volume dari shipping line yang sudah ada sebelumnya.
Sementara itu, segmen domestik juga ikut mendongkrak angka keseluruhan. Peningkatan volume dari sejumlah perusahaan pelayaran nasional menjadi motor utama pertumbuhan di dalam negeri.
Kesiapan Alat Bongkar Muat: 6 Container Crane dan 12 RTG
Dari sisi operasional, Pelabuhan Belawan didukung 6 unit container crane di sisi dermaga dan 12 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) di area lapangan penumpukan. Performa RTG disebut dalam kondisi baik dengan rata-rata ketersediaan mencapai 96,2 persen.
“Peralatan tersebut berperan dalam mendukung kegiatan bongkar muat peti kemas, mulai dari pelayanan kapal hingga penanganan peti kemas di area lapangan penumpukan,” ujar Yusrizal dalam keterangan yang diterima di Medan, Jumat.
Sejalan dengan Pertumbuhan Ekonomi Sumut
Kinerja positif Pelabuhan Belawan sejalan dengan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara yang tumbuh 4,98 persen. Sektor perdagangan menjadi salah satu pendorong utama dengan pertumbuhan 10,63 persen, disusul sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,52 persen.
Pelindo berkomitmen menjaga pengelolaan layanan di Pelabuhan Belawan agar berjalan terukur dan adaptif terhadap dinamika arus barang. Dukungan operasional terminal terus diperkuat untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa serta aktivitas perdagangan domestik dan internasional.
“Belawan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas logistik dan pertumbuhan ekonomi regional. Karena itu, Pelindo akan terus menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan kepelabuhanan,” pungkas Yusrizal.