SUMATERA UTARA — Momen itu terjadi di kamar hotel. Gascoigne tengah bersantai, lalu tanpa sengaja menyaksikan pertandingan pembuka turnamen. Kenangan akan masa jayanya sebagai gelandang timnas langsung membanjiri pikirannya.
"Saya hanya duduk di ranjang menonton, tanpa memikirkan apa pun. Begitu pertandingan pertama berjalan, saya jadi sangat emosional dan menitikkan air mata," ujar Gascoigne dalam wawancara dengan kanal YouTube Betway, Clutch 9 Football.
"Tiba-tiba semua kenangan tahun 1990 kembali. Semua yang saya lakukan setiap hari terlintas di kepala saya. Saya tidak bisa tidur malam itu," tambah pria yang akrab disapa Gazza itu.
Masih Percaya Diri Bisa Bermain di Level Tertinggi
Meski sudah pensiun, Gascoigne mengaku merindukan atmosfer pertandingan. Ia bahkan meyakini dirinya masih lebih baik dari sejumlah pemain top yang kini bergaji Rp6 miliar per pekan.
"Saya masih sangat merindukan sepak bola. Saya masih merasa bisa bermain, bahkan sekarang. Saya lihat beberapa pemain bergaji 400.000 poundsterling seminggu tapi tidak bisa menahan bola semen," sindirnya.
Kendati demikian, Gazza mengakui kualitas turnamen kali ini sangat tinggi. Ia menilai siapa pun berpeluang menjadi juara, termasuk Timnas Inggris.
Wejangan untuk Kane: Tiru Gaya Lineker
Menjelang laga berat melawan Meksiko di Estadio Azteca, Gascoigne memberikan nasihat spesifik untuk kapten Inggris, Harry Kane. Ia meminta Kane meniru strategi mendiang manajer Bobby Robson kepada Gary Lineker di Piala Dunia 1990.
"Apa yang dikatakan Bobby Robson ke Gary Lineker itu luar biasa. Katanya, 'Dalam 10 menit terakhir setiap pertandingan, kami akan lelah. Saya tidak ingin kamu lelah. Saya ingin kamu tetap di garis tengah atau lima yard ke area kami sendiri. Tidak lebih. Kami butuh energimu untuk 10 menit terakhir'," jelas Gascoigne.
Gazza mencontohkan banyak gol Lineker justru lahir di menit-menit akhir. Sebaliknya, ia kerap melihat Kane turun terlalu dalam hingga ke posisi bek tengah. Menurutnya, energi Kane harus dihemat untuk momen krusial.
Foden Seharusnya Masuk Skuad
Dalam kesempatan yang sama, Gascoigne juga menyayangkan absennya Phil Foden dari skuad Inggris. Ia menilai gelandang Manchester City itu memiliki kualitas yang dibutuhkan tim.
"Saya pikir Foden adalah pemain berkualitas. Saya akan memainkannya karena ia selalu ingin bola dan punya kaki kiri yang manis," ujarnya.
Gascoigne bahkan bercerita pernah meminta langsung jersey Foden saat bertemu di ruang ganti timnas. "Saya masuk ke ruang ganti Inggris dan menyuruh Foden memberikan kausnya. Dia memberikannya," kenangnya sambil tersenyum.