KISARAN — Kejuaraan Asahan Fight Series 3 resmi dimulai di GOR Kisaran, Senin malam. Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka langsung ajang yang mempertandingkan cabang tinju dan kick striking tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Turut hadir Wakil Bupati Asahan Rianto, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, jajaran Polres Asahan, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh olahraga.
56 Atlet dari TNI hingga Berbagai Daerah
Founder Asahan Fight Series 3, Fran Hutajulu, menjelaskan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 56 atlet. Rinciannya, 6 atlet kick striking dan 50 atlet boxing yang berasal dari unsur TNI, berbagai daerah di Sumatera Utara, serta beberapa provinsi lainnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus menjadi bagian dari pembinaan olahraga sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Wadah Positif untuk Generasi Muda Cegah Narkoba dan Tawuran
Tokoh olahraga Kabupaten Asahan, Donald Panjaitan, menilai ajang ini sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat. Menurutnya, sportivitas yang ditanamkan lewat pertandingan dapat membantu mencegah penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan pergaulan bebas.
Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani berharap Asahan Fight Series dapat menjadi agenda pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Ia ingin kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet tinju berprestasi dari Kabupaten Asahan.
Komitmen Pemkab Dukung Pembinaan Atlet
Bupati Asahan memberikan apresiasi kepada panitia atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus mendukung pembinaan olahraga demi mencetak atlet berprestasi.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas. Ia mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 seraya berharap Polri semakin profesional, dicintai masyarakat, serta terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.