Pencarian

Kylian Mbappe Incar Rekor Top Skor Piala Dunia, Tapi Target Utama Bawa Prancis Juara

Senin, 22 Juni 2026 • 08:23:01 WIB
Kylian Mbappe Incar Rekor Top Skor Piala Dunia, Tapi Target Utama Bawa Prancis Juara
Kylian Mbappe akan mencatatkan caps ke-100 saat Prancis melawan Irak di Piala Dunia 2026.

SUMATERA UTARA — Prancis akan menghadapi Irak, Senin (16/6) dalam laga penentu lolos ke fase knockout Piala Dunia 2026. Mbappe sendiri akan mencatatkan caps ke-100 bersama tim nasional di usia 27 tahun—sebuah pencapaian langka yang ia sebut bersejarah.

100 Caps dan Target Besar di Irak

“Tidak ada yang lebih besar dari membela timnas. Cap ke-100 itu historis, apalagi di Piala Dunia. Tapi yang jelas di pikiran saya adalah kami harus menang demi lolos,” ujar Mbappe dalam konferensi pers.

Prancis saat ini memuncaki Grup C setelah kemenangan 2-0 atas Senegal di laga pembuka. Mbappe mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.

Duel Top Skor dengan Messi: Ambisi Tim di Atas Segalanya

Mbappe kini mengoleksi 14 gol di Piala Dunia, tertinggal dua gol dari rekor Miroslav Klose (16 gol). Lionel Messi menyamai rekor Klose setelah mencetak hat-trick ke gawang Aljazair.

“Saya tahu Messi akan mencetak gol, dia selalu begitu. Dia unggul dari saya sekarang, tapi saya akan terus mencetak gol untuk membantu tim sejauh mungkin,” kata Mbappe.

Ketika ditanya siapa yang terbaik di antara deretan striker top seperti Harry Kane dan Erling Haaland, Mbappe langsung menyebut Messi. “Lionel yang terbaik dari kami berempat. Dia dan Cristiano Ronaldo adalah yang terbaik dari yang terbaik. Selama 15 tahun dia menunjukkan kualitas luar biasa,” tegasnya.

Bela Dembélé: Kontribusi Tak Kasat Mata yang Penting

Mbappe juga membela performa Ousmane Dembélé yang kerap dikritik media Prancis. Menurutnya, kontribusi Dembélé tidak selalu tercermin dari statistik.

“Di babak pertama dia adalah penyerang terbaik, membuat permainan mengalir. Di gol pertama, Michael Olise dan saya yang menentukan, tapi Ousmane yang menciptakan ruang. Itu tidak masuk statistik, tapi itu penting,” jelas Mbappe.

Soal Waktu Istirahat: Tergantung Situasi

Mengenai wacana jeda minum wajib di tengah pertandingan, Mbappe memberikan respons singkat namun realistis. “Jangan tanya pemain soal itu, pendapat kami akan berubah-ubah. Kalau kami unggul dan jeda itu mengganggu ritme, saya tidak suka. Tapi kalau cuaca panas, saya pikir itu bagus,” katanya.

Pelatih Didier Deschamps juga angkat bicara membela Dembélé, menyebut media “terlalu keras” pada pemain sayap Paris Saint-Germain itu. Deschamps dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya kontra Irak demi mengamankan posisi puncak grup.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks