Pencarian

Bupati Langkat Ajak Masyarakat Jadikan Muharram Momentum Hijrah, Santuni 25 Anak Yatim di Acara Penepung Tawaran Haji

Kamis, 18 Juni 2026 • 04:53:31 WIB
Bupati Langkat Ajak Masyarakat Jadikan Muharram Momentum Hijrah, Santuni 25 Anak Yatim di Acara Penepung Tawaran Haji
Bupati Langkat mengajak masyarakat menjadikan Muharram sebagai momentum hijrah dan peningkatan kepedulian sosial.

STABAT — Peringatan Tahun Baru Islam di Kabupaten Langkat tahun ini tidak hanya diisi dengan doa dan dzikir. Pemerintah Kabupaten Langkat merangkainya dengan tradisi Penepung Tawaran, yakni penyambutan dan doa bersama untuk jamaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci.

Refleksi Muharram: Bersihkan Hati, Ulurkan Tangan

Mengusung tema “Refleksi Muharram Untuk Negeri: Bersihkan Hati, Ulurkan Tangan, Tebar Kebaikan Tanpa Batas,” acara berlangsung khidmat. Rangkaian diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Agus Pranata dan sari tilawah oleh Nabilah Marwa.

“Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Syah Afandin dalam sambutannya.

Bupati menekankan semangat hijrah bukan sekadar perubahan kalender, melainkan perubahan perilaku. “Mari kita jadikan semangat hijrah sebagai inspirasi dalam membangun Kabupaten Langkat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Santunan untuk 25 Anak Yatim dan Doa untuk Jamaah Haji

Sebagai implementasi nilai-nilai Muharram yang sarat kepedulian, Pemkab Langkat menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim. Penyerahan dilakukan langsung di sela-sela acara.

Di kesempatan yang sama, Syah Afandin menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah haji Kabupaten Langkat dalam keadaan sehat dan selamat. Ia juga mendoakan dua jamaah yang wafat di Tanah Suci agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Bupati berharap para jamaah haji yang telah kembali dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. “Mampu menjaga kemabruran hajinya dengan terus menebarkan nilai-nilai kebaikan, persaudaraan, dan semangat pengabdian kepada umat,” pesannya.

Penepung Tawaran: Tradisi Menyambut Haji di Langkat

Acara Penepung Tawaran sendiri merupakan tradisi lokal yang masih dijaga di Langkat. Ritual ini menjadi simbol penyucian diri dan ungkapan syukur atas kembalinya sanak saudara yang menunaikan rukun Islam kelima.

Peringatan Tahun Baru Islam dan penyambutan jamaah haji ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di halaman rumah dinas bupati.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks