Pencarian

Pemkot Tanjungbalai dan BPS Siapkan 138 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Minta Warga Jujur

Rabu, 17 Juni 2026 • 23:27:31 WIB
Pemkot Tanjungbalai dan BPS Siapkan 138 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Minta Warga Jujur
Wali Kota Tanjungbalai pimpin apel siaga persiapan Sensus Ekonomi 2026 dengan 138 petugas siap bertugas.

TANJUNGBALAI — Ratusan petugas sensus siap menyisir setiap sudut Kota Tanjungbalai. BPS setempat bersama Pemkot dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar apel siaga pada Rabu sebagai bentuk kesiapan penuh menyambut Sensus Ekonomi 2026.

Wali Kota Tanjungbalai, H. Mahyaruddin Salim, memimpin langsung apel tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan sikap bersama dalam mengawal agenda strategis nasional yang digelar satu dekade sekali.

"Sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang diselenggarakan sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi perekonomian Indonesia," ujar Mahyaruddin dalam sambutannya.

138 Petugas Disiagakan untuk Data Usaha Mikro hingga Besar

Kepala BPS Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, merinci jumlah personel yang diterjunkan. Sebanyak 138 petugas lapangan telah disiapkan, terdiri dari 19 pemeriksa lapangan (PML) dan 119 pencacah lapangan yang akan melakukan pendataan secara door to door.

Pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Untuk usaha berskala besar, metode pencacahan dilakukan melalui sistem CAWI atau yang disebut mekanisme "Ngibar".

"Kami mengharapkan dukungan seluruh pelaku usaha di Kota Tanjungbalai untuk menerima petugas dan memberikan jawaban yang benar serta lengkap. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan," kata Nizaruddin.

Mengapa Data Ini Penting bagi Warga Tanjungbalai?

Wali Kota Mahyaruddin menjelaskan, data yang dikumpulkan akan menjadi fondasi kebijakan pembangunan ekonomi daerah ke depan. Informasi mengenai jumlah, sebaran, dan karakteristik usaha—mulai dari mikro, kecil, menengah, hingga skala besar—sangat dibutuhkan.

"Data tersebut akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam merancang program pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ia optimistis Tanjungbalai memiliki potensi besar. Letak geografis yang strategis, sektor perdagangan yang tumbuh, aktivitas perikanan andalan, serta semangat kewirausahaan warga dinilai sebagai modal mewujudkan visi Tanjungbalai Elok, Maju, Agamai, dan Sejahtera (EMAS).

Wali Kota Imbau Warga Terbuka dan Jujur

Mahyaruddin secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Ia meminta warga menyambut petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.

"Data yang berikan hari ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, program, dan pelayanan publik yang lebih baik pada masa mendatang," imbaunya.

Ia juga mengingatkan agar pelaku usaha bersikap jujur dan terbuka. Seluruh perangkat daerah dan Forkopimda diminta menjaga keamanan serta kelancaran proses sensus selama tiga bulan ke depan.

Apel siaga tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, serta unsur Forkopimda. Acara ditutup dengan penandatanganan naskah dukungan bersama dan pelepasan burung merpati serta balon sebagai tanda dimulainya Sensus Ekonomi 2026.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks