SUMATERA UTARA — Kebakaran terjadi saat Xiaomi SU7 Ultra melintas di Jembatan Hero. Petugas pemadam kebakaran setempat berhasil memadamkan api dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Xiaomi langsung menghubungi pemilik kendaraan dan melaporkan kejadian ini kepada otoritas terkait.
Data BMS Tidak Mendeteksi Kegagalan Termal
Dalam pernyataan resminya, Xiaomi menyebut data dari sistem pemantauan kendaraan menunjukkan paket baterai tegangan tinggi berfungsi normal. Sistem manajemen baterai (BMS) tidak mencatat peringatan atau sinyal apa pun yang berkaitan dengan ketidakstabilan termal.
"Berdasarkan analisis awal, kami dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa baterai terbakar secara spontan sebagai penyebab insiden tersebut," demikian pernyataan Xiaomi. Meski begitu, penyebab pastinya masih belum dapat dipastikan dan akan bergantung pada penilaian serta evaluasi dari dinas pemadam kebakaran setempat.
Xiaomi belum merilis informasi lebih lanjut mengenai kecepatan kendaraan, kondisi operasional, faktor eksternal, atau kemungkinan tabrakan sebelum kendaraan terbakar.
Bukan Insiden Pertama SU7
Ini bukan kali pertama Xiaomi SU7 mengalami kebakaran. Pada Oktober 2025, sebuah SU7 Ultra terbakar setelah kecelakaan lalu lintas. Saat itu, api berkobar setelah tabrakan dan beberapa orang di lokasi berusaha menyelamatkan kendaraan sebelum dilalap api sepenuhnya.
Kemudian pada Februari 2026, Xiaomi menanggapi insiden kebakaran lain yang melibatkan model SU7. Investigasi awal saat itu juga menunjukkan baterai bukanlah sumber api. Para penyelidik terus memeriksa penyebab lain sementara Xiaomi bekerja sama dengan pihak berwenang.
Perbedaan signifikan pada insiden Nanchang adalah Xiaomi tidak menyebutkan adanya tabrakan dalam pernyataan awalnya. Perusahaan justru menekankan data BMS yang tidak menunjukkan tanda-tanda kegagalan kontrol termal sebelum kendaraan terbakar.
Penjualan SU7 Justru Meningkat
Meski dihantui sederet insiden kebakaran, bisnis otomotif Xiaomi tetap tumbuh kuat. Menurut data China EV DataTracker, Xiaomi mengirimkan 26.826 unit SU7 pada April 2026. Angka itu setara 73,1 persen dari total penjualan bulanan Xiaomi Auto di pasar domestik China.
Xiaomi belum memberikan indikasi bahwa kebakaran di Nanchang terkait dengan masalah keamanan sistemik pada kendaraannya. Perusahaan menyatakan akan terus memantau situasi dan bekerja sama dengan pihak berwenang memverifikasi penyebab pasti kebakaran tersebut.