Pencarian

Pemkab Toba Biayai Penuh 23 Siswa di SMA Unggul Del dan TB Soposurung, Bantuan Mulai Januari 2026

Jumat, 12 Juni 2026 • 13:42:31 WIB
Pemkab Toba Biayai Penuh 23 Siswa di SMA Unggul Del dan TB Soposurung, Bantuan Mulai Januari 2026
Wakil Bupati Toba memimpin rapat penentuan bantuan pendidikan penuh untuk 23 siswa SMA Unggul Del dan TB Soposurung.

TOBA — Pemerintah Kabupaten Toba memutuskan untuk memberikan bantuan pendidikan penuh kepada 23 siswa yang diterima di SMA Unggul Del dan SMA Asrama Yayasan Tunas Bangsa (TB) Soposurung. Bantuan yang mencakup biaya SPP, asrama, makan, dan laboratorium ini berlaku mulai Januari hingga Desember 2026 bagi siswa kelas XI dan XII.

Keputusan ini diambil dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus di ruang rapat Staf Ahli, Kamis (11/6/2026). Rapat tersebut menghadirkan pihak Yayasan TB Soposurung selaku pengelola SMA Asrama TB Soposurung dan Yayasan Del selaku pengelola SMA Unggul Del.

Bantuan Penuh Satu Tahun, Kecuali Biaya Masuk

Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bersifat menyeluruh untuk kebutuhan bulanan siswa. “Yang kita biayai itu adalah 100% bulanan mereka, baik itu uang sekolah, kemudian uang asrama, kemudian juga uang makan, uang laboratorium,” ujarnya usai rapat.

Hal yang sama berlaku untuk siswa di Yayasan TB Soposurung. Namun, Wakil Bupati menegaskan bahwa uang biaya masuk pertama tetap menjadi tanggung jawab orang tua masing-masing siswa.

Dua Sekolah Unggulan, 23 Penerima Manfaat

Dari total 23 penerima bantuan, sebanyak 21 siswa tercatat duduk di bangku SMA Unggul Del, sementara 2 siswa lainnya bersekolah di SMA Asrama Yayasan TB Soposurung. Untuk siswa kelas X yang akan memulai tahun ajaran 2026/2027, bantuan diberikan untuk periode Juli hingga Desember 2026.

Yang menarik, proses seleksi penerima bantuan ini tidak lagi menggunakan acuan data desil. Pemerintah Kabupaten Toba memilih metode verifikasi langsung ke lapangan. “Dan ini kita tidak melihat lagi desilnya desil berapa, kita langsung survei ke rumah orang tuanya melihat keadaan keluarganya,” lanjut Wakil Bupati.

Mengapa Verifikasi Langsung Diutamakan?

Pendekatan ini berbeda dari kebijakan bantuan pendidikan pada umumnya yang kerap merujuk pada data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Dengan turun langsung ke rumah orang tua, Pemkab Toba berharap bantuan tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan, tanpa terkendala data administratif yang mungkin tidak akurat.

Langkah ini juga menjadi angin segar bagi para siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di Toba yang ingin melanjutkan pendidikan di dua sekolah unggulan tersebut. Biaya operasional bulanan yang sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan memotivasi siswa untuk fokus belajar.

Bagikan
Sumber: orbitdigitaldaily.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks