Pencarian

Rupiah Tembus Rp18.190 per Dolar AS, Riset Ungkap 5 Inkonsistensi Kebijakan Jadi Biang Kerok

Kamis, 11 Juni 2026 • 19:00:31 WIB
Rupiah Tembus Rp18.190 per Dolar AS, Riset Ungkap 5 Inkonsistensi Kebijakan Jadi Biang Kerok
Nilai tukar Rupiah mencapai Rp18.190 per Dolar AS di tengah kondisi ekonomi makro yang beragam.

MEDAN — Di tengah tekanan nilai tukar, sejumlah indikator makroekonomi justru menunjukkan hasil positif. Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I-2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan, tertinggi sejak 2019. Neraca dagang juga surplus delapan bulan beruntun dengan cadangan devisa sebesar 142 miliar dolar AS.

Tingkat pengangguran terbuka per Februari 2026 turun ke 4,8 persen, terendah dalam satu dekade terakhir. Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 18 juta siswa, dan investasi hilirisasi nikel tercatat mencapai 22 miliar dolar AS sejak 2020.

Namun, Indeks Harga Saham Gabungan justru terkoreksi 42 persen sejak Januari 2025. Imbal hasil Surat Berharga Negara tenor 10 tahun naik ke 9,8 persen, dan premi risiko Credit Default Swap lima tahun menembus 310 basis poin.

Perubahan Mandat BI Dinilai Langgar Prinsip Dasar

Riset yang dipaparkan Aktivis 98, Herianto, S.E., memetakan lima kasuistik utama pemicu hilangnya kepercayaan pasar. Pertama, perluasan mandat Bank Indonesia melalui

Bagikan
Sumber: asaberita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks