MEDAN — Penataan kawasan eks Stasiun Deli Tua di Kabupaten Deli Serdang memasuki babak baru. PT KAI Divre I Sumut dan Pemkab Deli Serdang meneken nota kesepakatan yang menjadi landasan hukum bagi penyusunan rencana detail pengembangan kawasan tersebut.
Vice President KAI Divre I Sumut, Muh. Tri Setyawan, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pembangunan daerah. "Kami sangat mendukung rencana penataan kawasan yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Melalui kesepakatan bersama ini, KAI dan Pemkab Deli Serdang memiliki komitmen yang sama untuk mewujudkan kawasan yang lebih tertata serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya di Medan.
Apa Manfaat Penataan Kawasan Eks Stasiun Deli Tua?
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menyebut sinergi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman. Menurutnya, penataan kawasan yang terencana akan mendukung mobilitas warga sekaligus mempercantik wajah Deli Tua sebagai salah satu titik transit utama di Sumatera Utara.
Keberadaan stasiun aktif di sekitar Deli Serdang, seperti Stasiun Bandar Khalipah, Lubuk Pakam, Batang Kuis, dan Araskabu, menjadi bukti tingginya ketergantungan masyarakat pada moda transportasi kereta api. Keempat stasiun itu menghubungkan warga dengan pusat ekonomi, pendidikan, pemerintahan, dan layanan publik di berbagai kota.
Volume Penumpang Meningkat 9 Persen dalam Lima Bulan
Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa pada periode Januari hingga Mei 2026, volume pelanggan di empat stasiun aktif Deli Serdang mencapai 92.160 orang. Angka itu naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 84.742 pelanggan.
"Kereta api tidak hanya menghubungkan masyarakat dengan berbagai kota di Sumatera Utara, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pemerintahan, dan sosial masyarakat. KAI Divre I Sumatera Utara akan terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk mendukung konektivitas antarwilayah," kata Anwar.
Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama mobilitas sehari-hari warga Deli Serdang. Dengan adanya penataan kawasan eks Stasiun Deli Tua, akses dan kenyamanan pengguna diharapkan semakin optimal ke depannya.