MEDAN — Sebanyak 32 pemohon mengantre di Rumah Sakit Advent Medan pada Kamis (4/6) untuk mengurus paspor melalui program Eazy Paspor yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. Dari jumlah tersebut, 11 orang mengajukan pembuatan paspor baru, sementara 21 lainnya mengurus pergantian paspor.
Layanan Jemput Bola yang Hemat Waktu
Program Eazy Paspor merupakan inovasi yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan keimigrasian secara kolektif di lokasi tertentu, tanpa harus menyisihkan waktu khusus untuk datang ke Kantor Imigrasi Belawan. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk nyata transformasi pelayanan publik yang cepat, mudah, dan profesional.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan keimigrasian dengan lebih mudah, cepat, dan nyaman. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Eko.
Antusiasme Pegawai RS dan Masyarakat Sekitar
Kepala Bagian Rumah Sakit Advent Medan, Gibson Pandiangan, menyambut baik kedatangan petugas imigrasi. Menurutnya, layanan ini sangat membantu para pegawai rumah sakit yang selama ini kesulitan meluangkan waktu untuk mengurus paspor di kantor imigrasi.
“Semua merasa senang karena tidak perlu lagi repot-repot datang ke Kantor Imigrasi Belawan. Cukup datang ke Rumah Sakit Advent Medan, mereka sudah bisa mengurus paspor dengan lebih mudah dan nyaman,” katanya.
Semangat ‘Imigrasi untuk Rakyat’ di Sumut
Program Eazy Paspor di RS Advent Medan merupakan bagian dari semangat “Imigrasi untuk Rakyat” yang digaungkan Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko. Jajaran Imigrasi terus mendorong inovasi pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk dengan mendatangi institusi-institusi seperti rumah sakit, kampus, dan perkantoran.
Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu meninggalkan aktivitas pekerjaan dalam waktu lama untuk sekadar mengurus dokumen perjalanan. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan berharap semakin banyak warga Medan dan sekitarnya yang dapat menikmati kemudahan akses layanan keimigrasian tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.