MEDAN — Pemprov Sumut bergerak cepat menyambut kepercayaan sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 2026. Persiapan tidak hanya menyasar stadion utama, tetapi juga sejumlah venue pendukung yang akan digunakan selama turnamen bergengsi antarnegara ASEAN tersebut.
Standar Fasilitas yang Dikejar
Pemprov memastikan seluruh fasilitas yang akan digunakan, mulai dari rumput lapangan, ruang ganti pemain, hingga area tribun penonton, akan disesuaikan dengan regulasi AFF. Beberapa stadion di Medan dan sekitarnya masuk dalam daftar prioritas renovasi.
Peningkatan kualitas ini mencakup sistem drainase lapangan, pencahayaan untuk siaran langsung, serta kapasitas tempat duduk. Targetnya, seluruh pekerjaan rampung sebelum akhir tahun 2025 agar ada waktu uji coba.
Langkah Pemprov: Audit dan Koordinasi
Tim teknis dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut telah melakukan audit awal terhadap sejumlah lokasi. Hasilnya, beberapa titik perlu perbaikan signifikan, terutama pada infrastruktur dasar seperti akses jalan menuju stadion dan ketersediaan listrik cadangan.
Pemprov juga berkoordinasi dengan PSSI dan Kemenpora untuk memastikan standar yang diterapkan tidak meleset dari ekspektasi panitia pusat. Koordinasi ini mencakup jadwal renovasi dan penganggaran.
Target: Lebih dari Sekadar Pertandingan
Gubernur Sumut menekankan bahwa persiapan ini bukan hanya untuk suksesnya acara, tetapi juga untuk meninggalkan warisan infrastruktur olahraga bagi masyarakat. Stadion yang direnovasi diharapkan bisa digunakan untuk kompetisi lokal dan nasional setelah turnamen usai.
Selain itu, sektor perhotelan dan transportasi di Medan juga mulai disiapkan untuk menyambut kedatangan tim ofisial, pemain, dan suporter dari berbagai negara. Pemprov memproyeksikan gelaran ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sumut.
Apa yang Belum Siap?
Meski optimistis, Pemprov mengakui masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Salah satunya adalah standarisasi ukuran lapangan latihan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. Tidak semua lapangan memiliki dimensi yang sama persis dengan regulasi AFF.
Pemprov juga masih menunggu kepastian jumlah tim peserta. Jika ada penambahan peserta, kebutuhan venue latihan otomatis bertambah. Saat ini, pihaknya menyiapkan skenario untuk 10 hingga 12 tim.