MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan realisasi program strategis nasional Koperasi Merah Putih di wilayahnya. Target pembentukan 6.100 unit koperasi di tingkat desa dan kelurahan dikebut dalam beberapa bulan ke depan.
“Setiap program pasti memiliki kendala, namun dapat kita selesaikan bersama dengan mencari solusi terbaik. KMP menjadi program utama Bapak Presiden. Kami akan berkolaborasi, baik dari sisi penyediaan lahan maupun pelaksanaan program,” kata Bobby usai mengikuti peresmian nasional secara virtual, Sabtu (16/5/2026).
Kodam I/BB Jadi Mitra Strategis di Lapangan
Bobby menyebutkan, sinergi dengan TNI Kodam I/Bukit Barisan tidak hanya bersifat seremonial. Pihaknya sudah membahas teknis pendampingan masyarakat dan pengelolaan aset koperasi bersama jajaran militer.
“Kita akan berkolaborasi bersama teman-teman Kodam I/Bukit Barisan agar pembentukan KMP dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Presiden Prabowo: Koperasi Dilengkapi Gudang hingga Kredit Murah
Dalam sambutan yang disiarkan secara virtual dari Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam biasa. Setiap unit koperasi telah dilengkapi gedung, gudang penyimpanan, sistem logistik, serta akses transportasi pendukung.
“Melalui Koperasi Merah Putih juga kita sediakan kredit-kredit murah untuk rakyat. Intinya, kesuksesan ini perlu kita bangun melalui kolaborasi semua pihak,” kata Presiden Prabowo.
Fondasi Ekonomi dari Desa
Menurut Bobby, kehadiran KMP menjadi langkah konkret membangun fondasi ekonomi kerakyatan dari level paling bawah. Program ini dinilai mampu mendorong pemerataan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Peresmian nasional yang dipusatkan di Nganjuk itu diikuti secara virtual oleh seluruh kepala daerah di Indonesia. Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi dengan target pembentukan koperasi terbanyak, seiring dengan jumlah desa dan kelurahan yang mencapai ribuan unit.