Pencarian

GameNative Hadirkan Frame Generation untuk Gaming PC di Android

Senin, 11 Mei 2026 • 16:15:28 WIB
GameNative Hadirkan Frame Generation untuk Gaming PC di Android
GameNative hadirkan Frame Generation untuk tingkatkan performa game PC di Android.

Aplikasi GameNative mengintegrasikan teknologi Lossless Scaling Frame Generation (LSFG) untuk meningkatkan performa game PC yang dimainkan di Android. Fitur AI ini mampu meningkatkan frame rate hingga 80 fps, meski memerlukan pembelian aplikasi PC seharga $7 terlebih dahulu. Fitur tersedia untuk perangkat dengan prosesor Snapdragon generasi terbaru.

Pengalaman bermain game PC di smartphone Android kini lebih lancar. Pengembang FrankBaretta baru-baru ini merilis versi Android dari utilitas Lossless Scaling Frame Generation (LSFG), sebuah teknologi yang sebelumnya hanya tersedia di Steam. Teknologi ini menggunakan Vulkan untuk menghasilkan frame generation di berbagai game, termasuk judul yang tidak memiliki fitur frame generation atau scaling bawaan.

Apa itu Frame Generation?

Frame generation berbeda dari frame interpolation. Jika interpolasi hanya meratakan pergerakan antar frame yang ada, frame generation menggunakan AI untuk menciptakan frame tambahan yang sepenuhnya baru. Hasilnya, pergerakan terasa lebih halus dan responsif, meningkatkan pengalaman bermain tanpa menurunkan frame rate asli.

Integrasi dengan GameNative 0.9.1

Fitur LSFG sudah terintegrasi dalam versi 0.9.1 aplikasi GameNative dan dapat diakses langsung dari menu quick access. Pengguna dapat menyesuaikan pengaturan frame generation dengan mudah saat bermain. Namun, untuk mengaktifkannya, pengguna harus memiliki salinan aplikasi PC LSFG yang dijual seharga $7 di Steam. Sistem akan meminta pengguna mengunduh aplikasi jika sudah membeli, atau menyarankan untuk membelinya jika belum.

Persyaratan Perangkat dan Performa

Fitur ini memerlukan prosesor Snapdragon dengan GPU Adreno 600 series atau lebih baru. Dalam demonstrasi, The Last of Us Part 1 berhasil meningkat dari 30 fps menjadi lebih dari 80 fps dengan frame generation aktif. Beberapa pengguna melaporkan peningkatan dari 30 fps ke 60 fps, atau dari 60 fps ke 120 fps, tergantung pada game dan perangkat yang digunakan.

Namun, versi Android ini memiliki kelemahan signifikan: latensi tambahan antara 50 hingga 80 milidetik dibanding versi Linux. Hal ini karena Android 12+ memblokir pemuatan kode eksternal ke proses non-debuggable, sehingga LSFG berjalan melalui tangkapan layar MediaProjection dan dikomposit sebagai overlay sistem. Akibatnya, fitur ini tidak cocok untuk game yang membutuhkan refleks cepat.

Keterbatasan dan Rekomendasi Penggunaan

LSFG bukanlah solusi ajaib. Jika perangkat Android kesulitan mempertahankan frame rate yang dapat dimainkan sejak awal, frame generation tidak akan memberikan hasil optimal. Fitur ini paling efektif pada game yang sudah berjalan pada 30 fps atau lebih, di mana teknologi AI dapat menciptakan frame tambahan yang bermakna.

Untuk pengguna yang menginginkan pengalaman gaming PC di mobile tanpa latensi tinggi, pilihan lain seperti cloud gaming tetap menjadi alternatif. Namun, bagi yang ingin performa lokal dengan visual lebih mulus, frame generation melalui GameNative dapat menjadi opsi menarik.

Kompetitor dan Perkembangan Industri

GameNative bukan satu-satunya aplikasi yang mengadopsi frame generation. Aplikasi GameHub juga baru-baru ini mendapat fitur AI frame generation dalam versi 6.0.1, meskipun masih belum jelas apakah teknologinya berbasis LSFG atau solusi independen.

Kehadiran frame generation di mobile menunjukkan tren industri yang lebih luas: teknologi yang dulunya eksklusif untuk gaming PC kini mulai diakses di platform mobile dengan perangkat keras yang memadai. Ini membuka peluang pengalaman gaming yang lebih immersive di smartphone, seiring makin kuatnya prosesor mobile modern.

Bagikan
Sumber: androidauthority.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks