Kaki kanan Marc Marquez tampak pincang setelah mengalami kecelakaan hebat pada sesi Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Sabtu (9/5) malam WIB. Insiden highside di Sirkuit Le Mans ini memaksa pembalap Ducati tersebut gagal finis meski sempat memulai balapan dari baris depan.
Marc Marquez terlihat berjalan tertatih saat kembali menuju paddock setelah terpelanting dari motornya. Pembalap asal Spanyol tersebut mengalami kecelakaan fatal tepat saat balapan menyisakan putaran terakhir di Sirkuit Le Mans.
Jorge Martin Melesat Jadi Pemenang di Sprint Race Le Mans
Sesi Sprint Race yang berlangsung sepanjang 13 putaran ini menjadi panggung bagi Jorge Martin. Memulai balapan dari posisi kedelapan, Martin melakukan start sensasional untuk merebut podium tertinggi. Ia mengungguli Francesco Bagnaia yang menempati pole position dan Marco Bezzecchi di urutan ketiga.
Nasib kontras dialami Marc Marquez. Meski mengawali lomba dari urutan kedua, performa rider Ducati ini terus melorot hingga tercecer ke posisi ketujuh sebelum akhirnya mengalami musibah di lintasan.
Detik-detik Ban Belakang Marquez Kehilangan Traksi di Tikungan Ketiga
Bencana bagi Marquez datang di tikungan ketiga menjelang lap terakhir. Ban belakang motornya mendadak kehilangan traksi saat sedang menikung tajam. Kondisi ini membuat motor tidak terkendali dan memicu efek highside yang sangat kuat.
Marquez sempat mencoba menyeimbangkan diri dengan menapakkan kaki kanan ke aspal dalam kecepatan tinggi. Namun, tekanan tersebut justru membuatnya terpelanting ke udara sebelum akhirnya menghantam tanah dengan keras. Aksi menapakkan kaki di kecepatan tinggi inilah yang diduga kuat memicu cedera pada kakinya.
Update Kondisi Marc Marquez dan Memori Kelam Cedera 2020
Hingga saat ini, tim Ducati belum memberikan keterangan resmi mengenai tingkat keparahan cedera sang pembalap. Meski berjalan terpincang-pincang, Marquez tampak masih mampu bergerak secara mandiri saat memasuki area paddock untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Insiden ini sempat memicu kekhawatiran karena Marquez pernah mengalami kecelakaan serupa pada tahun 2020. Kala itu, ia menderita patah tulang humerus atau lengan kanan atas yang sempat mengancam kariernya. Namun, pada kecelakaan di Le Mans kali ini, posisi jatuhnya dinilai relatif lebih aman dibandingkan kejadian enam tahun silam.