SUMATERA UTARA — Puluhan santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah Darussalam, Kecamatan Bataguh, akhirnya bisa menikmati daging kurban setelah bertahun-tahun tidak mendapatkannya. PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menyerahkan satu ekor sapi utuh ke pesantren tersebut. Total 130 paket daging dibagikan ke warga miskin di desa setempat.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Sudah cukup lama kami tidak merasakan pembagian daging kurban secara bersama seperti ini,” ujar Ustadz M. Iskandar, perwakilan ponpes, saat menerima hewan kurban.
Ketua YBM PLN UP3 Kuala Kapuas, Pramudya Nur Perdana, menjelaskan bahwa lokasi terpencil sengaja dipilih. Menurutnya, banyak warga di pedalaman yang kesulitan mendapatkan daging kurban karena keterbatasan transportasi dan distribusi.
“Momen Idul Adha menjadi waktu yang tepat untuk berbagi. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi santri dan warga sekitar sehingga mereka juga dapat merasakan kebahagiaan dalam merayakan hari raya,” kata Pramudya dalam pernyataan resmi, Senin.
Program ini diberi nama Tebar Berkah Daging. Satu ekor sapi kurban yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang dititipkan melalui YBM PLN. Daging kemudian dipotong dan dikemas menjadi 130 paket untuk dibagikan langsung ke rumah-rumah warga.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial tahunan. Pihaknya memastikan setiap paket daging benar-benar sampai ke kelompok penerima manfaat yang sudah diverifikasi.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan semangat kebersamaan dan kepedulian yang menjadi nilai utama Idul Adha dapat dirasakan hingga ke daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses,” ujar Iwan.
Ia berharap bantuan ini mempererat tali persaudaraan dan membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar. PLN berkomitmen melanjutkan program serupa di titik-titik terpencil lainnya di Kalimantan Tengah dan Selatan pada tahun depan.