MEDAN — The Polonia, band kebanggaan Kota Medan, kembali meramaikan industri musik dengan single terbaru berjudul 'Lelah'. Lagu ini dirilis secara independen dan menjadi bukti konsistensi band yang telah malang melintang sejak era 2000-an tersebut.
Formasi terbaru The Polonia kini diisi oleh Adit (vokal), Akim (gitar), Andri (bas), dan Ozy (drum). Dua personil asli, Adit dan Akim, masih bertahan dan menjadi motor penggerak band.
Perjalanan The Polonia tidak bisa dilepaskan dari tahun 2009, ketika mereka meluncurkan album perdana 'Jadikan Aku Bintang' melalui label Nagaswara. Saat itu, band ini digadang-gadang sebagai "pendobrak" karena menjadi artis pertama Nagaswara yang menerima piagam penghargaan MURI dari Jaya Suprana.
Rekor tersebut diraih lewat single pertama mereka yang berhasil diaransemen dalam 12 genre musik berbeda. Grand launching The Polonia pada 2009 lalu berlangsung meriah, diliput 50 media nasional, dan dihadiri langsung oleh CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, serta founder Music Industry Consultant (MIC), Bois Famous Maker. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh Aldi Taher bersama grup musiknya, Kingkong.
Tak hanya itu, pada masa jayanya, The Polonia juga dinobatkan sebagai Duta Anti Pembajakan di Pulau Sumatera oleh lembaga Gerakan Anti Pembajakan (GAP).
Salah satu keunikan The Polonia terletak pada nama dan basisnya. Nama "Polonia" diambil dari Bandara Polonia Medan yang sudah mendunia, sebuah ide yang dicetuskan oleh Bois Famous Maker saat band ini berusaha menembus label musik nasional.
Yang lebih menarik, The Polonia memilih untuk tetap berkarya dari Kota Medan. Bois Famous Maker menegaskan bahwa langkah ini mematahkan stereotip bahwa band nasional harus berbasis di kota-kota besar seperti Bandung, Yogyakarta, atau Bali. "Ini yang dipelopori The Polonia menjadi band nasional yang stay di Medan, salah satu kota besar Indonesia," ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi.
Single terbaru 'Lelah' bercerita tentang percintaan sepasang kekasih yang tidak berakhir bahagia. Lirik lagu ini mengisahkan perjuangan seorang lelaki yang berusaha melupakan kisah cintanya secara tersirat.
"Mulai tahun 2023 hingga kini The Polonia terus produktif rilis single. Untuk konser masih jalan terus, begitu juga dengan penjualan merchandise," terang Ozy, personil baru The Polonia. Band ini juga baru saja melakukan visit radio di stasiun Most FM Medan untuk mempromosikan karya terbarunya.
Rahayu Kertawigana, tokoh musik yang juga CEO Nagaswara, memberikan dukungan penuh. "Semoga 'Lelah' single terbarunya ini akan hits di pasaran, dan The Polonia menjadi band kebanggaan Kota Medan," jelasnya.
Apa yang membuat The Polonia berbeda dari band Medan lainnya?
The Polonia adalah salah satu band asal Medan yang berhasil menembus industri musik nasional di era 2000-an dan mencatatkan rekor MURI. Kini mereka menjadi pelopor band nasional yang tetap memilih berkarya dari kampung halamannya.
Di mana saya bisa mendengarkan single 'Lelah'?
Single 'Lelah' dirilis secara independen dan dapat diakses di berbagai platform musik digital. The Polonia juga aktif mengadakan konser dan menjual merchandise untuk tetap terhubung dengan penggemar.