MEDAN — ASEAN U19 Boys' Bank Sumut Championship 2026 bukan sekadar ajang adu gengsi antarnegara Asia Tenggara. Bagi Bank Sumut, turnamen yang akan digelar di Sumatera Utara pada 1-14 Juni 2026 ini adalah panggung untuk membuktikan bahwa perbankan daerah bisa berperan lebih dari sekadar penyalur kredit.
Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menegaskan bahwa keterlibatan perusahaannya dalam Piala AFF U19 ini merupakan bagian dari komitmen membangun masa depan bangsa. "Kami mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank Sumut menjadi sponsor utama turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara ini," ujar Heru di Medan, Ahad (31/5).
Menurutnya, sepak bola memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar olahraga. "Lewat sepak bola menjadi sarana pembentukan karakter yang mengajarkan kerja keras, kedisiplinan, sportivitas, kepemimpinan, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah," tegasnya.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang tumbuh bersama masyarakat Sumatera Utara, Bank Sumut terus memperluas kontribusinya ke sektor pendidikan, sosial, budaya, dan olahraga. Heru menyebut investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. "Kami berharap turnamen ini menjadi panggung lahirnya pemain-pemain masa depan yang kelak membawa Merah Putih berprestasi, dan mengharumkan nama bangsa di level internasional," kata Heru.
Langkah ini juga mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Usai drawing grup turnamen di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (7/5), Erick menilai dukungan Bank Sumut sebagai bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendorong kemajuan sepak bola nasional dan pembinaan talenta muda Indonesia.
Turnamen ini menjadi momentum bagi Sumatera Utara untuk tampil sebagai tuan rumah ajang internasional. Dengan menjadi sponsor utama, Bank Sumut tidak hanya mendanai operasional turnamen, tetapi juga membuka peluang bagi talenta lokal untuk berlaga di hadapan pemandu bakat dari berbagai negara ASEAN. Heru menekankan bahwa dukungan ini adalah investasi jangka panjang untuk lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter.
Bagi publik Sumatera Utara, kehadiran turnamen level AFF ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, hingga UMKM di sekitar venue pertandingan.