SUMATERA UTARA — Penyaluran KUR Mikro Ketahanan Pangan ini tidak berhenti pada seremoni penyerahan simbolis. BRI Padang Panjang dan Polda Sumbar memanfaatkan momen ini sebagai ruang edukasi finansial bagi kelompok tani dan pelaku usaha mikro setempat.
“Kami terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional melalui penyaluran KUR kepada masyarakat yang membutuhkan modal usaha produktif,” ujar Pimpinan BRI Cabang Padang Panjang, Pince Pernandes.
Pince menambahkan, para penerima manfaat dibekali pemahaman tentang pengelolaan modal yang tepat guna. Langkah ini dilakukan agar dana KUR benar-benar mengalir ke sektor produktif dan tidak salah sasaran.
Penyaluran KUR ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sumatra Barat beserta jajaran pejabat utama Polda. Sinergi antara institusi perbankan BUMN dan aparat kepolisian ini membidik pelaku usaha mikro di sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga sektor turunan pendukung ketahanan pangan lainnya.
Kolaborasi segitiga antara perbankan, kepolisian, dan masyarakat ini diharapkan menjadi pemantik bagi daerah lain di Sumatra Barat. Tujuannya, bersama-sama membentengi ketahanan pangan daerah dari potensi krisis global.
Selain akses permodalan, program ini menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik bagi pelaku UMKM. BRI Padang Panjang ingin memastikan serapan dana KUR tidak sekadar menjadi suntikan modal jangka pendek, melainkan menciptakan kemandirian ekonomi jangka panjang.
Dengan adanya pendampingan dan edukasi, para petani dan peternak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendongkrak ekonomi akar rumput di Sumatra Barat.