Pemkab Humbahas dan BBPJN Sumut Tinjau Lokasi Pembangunan Gorong-Gorong Rp 2,5 Miliar Atasi Banjir di Doloksanggul

Penulis: Ramli Ahmad  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 05:24:02 WIB
Pemkab Humbahas dan BBPJN Sumut meninjau lokasi pembangunan gorong-gorong untuk atasi banjir di Doloksanggul.

DOLOKSANGGUL — Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara meninjau langsung sejumlah titik rawan genangan di Kota Doloksanggul, Jumat (29/5/2026). Peninjauan ini merupakan tindak lanjut usulan penanganan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas warga, khususnya saat curah hujan tinggi.

Tiga Titik Prioritas dan Anggaran Rp 2,5 Miliar

Pembangunan gorong-gorong atau cross drain direncanakan di tiga lokasi utama. Pertama, Ruas Jalan Batas Kabupaten Dairi–Doloksanggul Km 47+965, tepat di depan Kantor UPT KPH Wilayah XIII Doloksanggul. Kedua, Km 49+400 di Simpang Empat Doloksanggul. Ketiga, Ruas Jalan Doloksanggul–Siborongborong Km 2+150 di Aek Marsasar.

Proyek ini masuk dalam program Preservasi Jalan Nasional Tahun Anggaran 2026 yang dikelola BBPJN Sumut, dengan pagu anggaran mencapai Rp 2,5 miliar. Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, diwakili oleh Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Anggiat Simanullang serta Kadis Pekerjaan Umum Renward Henry Marpaung saat peninjauan.

Bukan Sekadar Saluran, tapi Solusi Banjir Tahunan

Genangan air di Doloksanggul bukan persoalan baru. Kawasan Simpang Empat dan sekitar Aek Marsasar kerap lumpuh saat hujan deras karena drainase tak mampu menampung debit air. Pembangunan cross drain ini diharapkan memotong aliran permukaan dan mengalirkannya ke sistem drainase utama.

Pemkab Humbahas menyampaikan apresiasi kepada BBPJN Sumut yang merespons cepat usulan daerah. "Kami berterima kasih atas perhatian BBPJN. Semoga pembangunan ini bisa segera terealisasi dan mengurangi keluhan warga," ujar Anggiat Simanullang dalam keterangan yang diterima media.

Usulan Tambahan: MPP hingga Depan Kantor BPJS

Tidak berhenti di tiga titik, Pemkab Humbahas juga mengusulkan pembangunan gorong-gorong tambahan. Lokasi yang diusulkan meliputi depan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), Simpang Gonting Bulu–Simangaronsang, serta lanjutan pembangunan saluran semen di depan Kantor BPJS Desa Pasaribu.

Menanggapi hal itu, pihak BBPJN Sumut berjanji akan segera melakukan kajian teknis. Hasil kajian akan menentukan apakah usulan tambahan ini bisa diakomodasi dalam tahun anggaran yang sama atau masuk ke perencanaan berikutnya.

Kapan Pembangunan Dimulai?

Hingga saat ini, jadwal pasti pelaksanaan konstruksi masih menunggu proses lelang dan penetapan kontraktor. Namun, dengan anggaran yang sudah dialokasikan di APBN 2026, proyek ini dipastikan masuk dalam prioritas preservasi jalan nasional di wilayah Sumatera Utara bagian tengah.

Warga Doloksanggul berharap pembangunan drainase ini tidak setengah-setengah. "Setiap hujan besar, air masuk ke rumah. Semoga gorong-gorongnya besar dan tidak mampet lagi," ujar seorang pedagang di sekitar Simpang Empat yang enggan disebut namanya.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: satupena.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top