MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menekankan bahwa ASN tidak lagi cukup hanya mengandalkan kemampuan administratif. Di era digital, aparatur dituntut memiliki integritas, karakter pelayanan, serta mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Surya saat meluncurkan Sumut Corporate University (Corpu) sekaligus menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Provinsi Sumatera Utara Batch I dan II Tahun 2026. Acara berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (13/5/2026).
Menurut Surya, Sumut Corpu bukanlah program pelatihan konvensional. Lebih dari itu, inisiatif ini dirancang sebagai ekosistem pembelajaran modern dan berkelanjutan yang bisa diakses kapan pun.
"Belajar tidak lagi hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman kerja, praktik lapangan, mentoring, coaching, collaborative learning, pemanfaatan teknologi digital, dan berbagi pengetahuan," ujar Surya membacakan pidato Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Ia menambahkan, semangat pembelajar sepanjang hayat harus menjadi identitas baru bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sumut.
Peluncuran Corpu bertepatan dengan penutupan Latsar CPNS yang diikuti ribuan peserta dari dua gelombang. Surya mengapresiasi keberhasilan mereka menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran dan aktualisasi.
"Anda adalah generasi baru yang akan menjadi penggerak perubahan birokrasi di masa depan. Bergerak cepat, bekerja cerdas, kolaboratif, dan berikan dampak nyata bagi rakyat," pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Surya menegaskan, momentum ini merupakan transformasi pengembangan sumber daya aparatur yang menunjukkan komitmen kuat Pemprov Sumut. Tujuannya membangun birokrasi yang profesional, inovatif, dan terus belajar.
Ia juga berpesan kepada seluruh ASN agar menjaga integritas dan memegang teguh nilai ASN BerAKHLAK. Pelayanan terbaik kepada masyarakat, kata dia, harus menjadi prioritas utama di tengah tuntutan perubahan yang semakin cepat.