OJK Sumut dan TNI AL Gelar Edukasi Keuangan untuk 500 Prajurit, Bahas Investasi Aman dan Antipenipuan Digital

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 11:22:01 WIB
OJK Sumut dan TNI AL menggelar edukasi keuangan bagi 500 prajurit di Markas Kodaeral I Medan.

MEDAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Komando Daerah TNI Angkatan Laut I (Kodaeral I) menggelar edukasi perlindungan konsumen sektor jasa keuangan bagi prajurit TNI AL. Acara yang berlangsung di Markas Kodaeral I ini diikuti 500 peserta, termasuk perwakilan keluarga prajurit.

Mengapa Prajurit Perlu Melek Investasi?

Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Sumut, Yusri, menyebut sinergi ini langkah strategis memperluas pemahaman soal produk keuangan yang legal. “Sinergi yang kita jalin hari ini merupakan salah satu upaya kita bersama dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat edukasi mengenai pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan,” ujar Yusri dalam sambutannya.

Wakil Komandan Kodaeral I, Brigadir Jenderal TNI Marinir Ali Bahar Saragih, menekankan bahwa kecerdasan finansial sama pentingnya dengan kesiapan tempur. “Seorang prajurit TNI yang tangguh bukan hanya kuat di medan tempur, tetapi juga cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan yang baik serta menjaga integritas diri dari godaan instan yang merusak,” kata Ali Bahar.

916 Ribu Investor di Sumut: Tren Positif Pasar Modal

Dalam sesi materi, OJK memaparkan data terkini pasar modal Sumatera Utara. Hingga Maret 2026, jumlah investor pasar modal (Single Investor Identification/SID) di provinsi ini mencapai 916 ribu orang. Total nilai pembelian saham yang tercatat sebesar Rp12,20 triliun.

Kota Medan mendominasi dengan 301 ribu SID dan nilai pembelian saham Rp7,78 triliun. OJK menilai lonjakan ini menunjukkan kesadaran masyarakat memanfaatkan instrumen investasi untuk perencanaan keuangan jangka panjang.

Edukasi Antipenipuan Digital Jadi Prioritas

Materi utama dalam kegiatan ini tidak hanya soal investasi saham, tetapi juga kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal dan kejahatan digital. OJK mengingatkan para prajurit untuk hanya menggunakan lembaga jasa keuangan yang terdaftar dan diawasi.

Kegiatan ini menjadi rangkaian Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026. OJK Sumut berharap para peserta bisa menjadi agen literasi di lingkungan keluarga dan tempat tinggal masing-masing.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: viral24.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top