MEDAN — Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis mencatat harga daging ayam paling murah di Kota Medan berada di kisaran Rp32.000 per kilogram. Untuk wilayah Sumatera Utara secara keseluruhan, harga terendah mencapai Rp27.000 per kilogram di Pasar Dwikora Pematangsiantar.
Penurunan harga sebenarnya sudah mulai terjadi ketika dapur Makan Bergizi Gratis di Sumut berhenti beroperasi saat sekolah menggelar pembelajaran jarak jauh secara daring. Setelah dapur-dapur itu kembali beroperasi, harga daging ayam justru melanjutkan tren penurunan.
Permintaan Rumah Tangga Naik 20 Persen, Harga Tetap Turun
Observasi di lapangan menunjukkan permintaan dari dapur Makan Bergizi Gratis maupun masyarakat justru naik setelah pembelajaran tatap muka kembali digelar. Permintaan dari sektor rumah tangga tercatat meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan periode saat harga ayam masih di atas Rp40.000 per kilogram.
Permintaan dapur Makan Bergizi Gratis diasumsikan tetap mempertahankan porsi yang sama, baik saat harga daging ayam mahal maupun murah. Dengan begitu, kenaikan permintaan tidak cukup menahan laju penurunan harga di tingkat pedagang.
Berawal dari Pasokan DOC Grand Parent Stock Juni 2025
Gunawan menjelaskan, penyebab utama penurunan harga berawal dari pasokan Day Old Chicken untuk Grand Parent Stock pada Juni 2025. Dari Grand Parent Stock tersebut dihasilkan Parent Stock, yang nantinya menghasilkan indukan ayam siap potong atau final stock.
"Dari Grand Parent Stock tersebut akan menghasilkan Parent Stock, yang nantinya akan menghasilkan indukan ayam siap potong atau final stock," ujarnya.
Periode dari DOC Grand Parent Stock hingga menjadi final stock memerlukan waktu setidaknya 1,5 tahun. Kondisi saat ini merupakan masa panen awal final stock dari Grand Parent Stock yang mulai disediakan pada 2025.
"Sehingga penurunan harga saat ini lebih dipengaruhi oleh pasokan yang melimpah, atau bisa dikatakan over supply," tuturnya.
Harga Pakan Naik Rp1.000 per Kilogram Sepanjang 2026
Di sisi lain, harga pakan ternak naik lebih dari Rp1.000 per kilogram sepanjang tahun 2026. Kenaikan biaya input ini membuat harga pokok produksi daging ayam meningkat, sementara harga jual justru turun.
Harga ayam di tingkat kandang terendah saat ini berada di kisaran Rp18.000 per kilogram. Selisih dengan harga pokok produksi yang terus naik membuat peternak berpotensi menanggung kerugian jika over supply berlanjut.
Peternak Ancam Pangkas DOC Final Stock
Jika kondisi over supply bertahan dan menyebabkan kerugian, langkah berikutnya yang akan diambil peternak adalah memangkas jumlah Day Old Chicken pada final stock di tingkat awal. Pemangkasan itu menjadi jalan keluar untuk menekan biaya operasional.
"Jika kondisinya justru membuat operasional peternak naik, maka nantinya akan ada tekanan untuk mengurangi jumlah Grand Parent Stock," jelasnya.
Menurut Gunawan, peternak dan pemerintah pada akhirnya akan berembuk menghitung harga keekonomian ayam potong. Pembahasan itu dibarengi upaya memperbaiki rantai pasok, khususnya terkait pasokan ayam potong di lapangan.
"Yang pada akhirnya nanti peternak dan pemerintah akan berembuk untuk menghitung harga keekonomian ayam potong, yang turut serta dibarengi dengan langkah atau upaya untuk memperbaiki rantai pasok khususnya terkait dengan pasokan ayam potong di lapangan," pungkasnya.