TAPANULI UTARA — Apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2026 dipimpin langsung Kapolres Taput AKBP Ferry Mulyana Sunarya sebagai inspektur upacara. Sejumlah pejabat daerah hadir, termasuk Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Kasdim 0210/TU Mayor Arh AS Butarbutar.
Operasi kali ini tidak hanya berorientasi pada penindakan. Petugas diminta mengedepankan pendidikan masyarakat (Dikmas) serta pembinaan dan penyuluhan (Binluh) soal tertib berlalu lintas.
Empat Pelanggaran yang Jadi Sasaran Utama
Ferry menyebut sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian dalam operasi kali ini. Melawan arus, berkendara ugal-ugalan, membawa muatan berlebih atau overload, hingga membonceng lebih dari satu orang di sepeda motor.
"Pelanggaran yang menjadi perhatian antara lain melawan arus, berkendara secara ugal-ugalan, membawa muatan berlebih atau overload, serta membonceng lebih dari satu orang pada sepeda motor," ujar Ferry.
Meski edukasi jadi prioritas, penindakan tetap berjalan. Tilang manual dan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) diberlakukan bagi pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Imbauan Kapolres ke Personel: Profesional dan Humanis
Ferry meminta seluruh personel yang bertugas menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Sikap arogan diminta dihindari, begitu pula tindakan yang bisa mencoreng nama baik institusi kepolisian.
Kepada pengguna jalan, Kapolres mengimbau agar mengutamakan keselamatan saat berkendara. Kelengkapan dokumen kendaraan juga diminta dipastikan sebelum berangkat.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, berhati-hati saat berkendara, menghindari pelanggaran, serta memastikan kelengkapan dokumen kendaraan," tuturnya.
Apel Diikuti Lintas Instansi
Peserta apel terdiri atas satu peleton gabungan staf Polres Tapanuli Utara, satu peleton personel satuan lalu lintas, serta satu peleton gabungan Satuan Intelkam, Satuan Reserse Kriminal, dan Satuan Reserse Narkoba.
Hadir pula Kasatpol PP Jakkon Halomoan Marbun yang mewakili Kepala Dinas Perhubungan Josua P Situmeang, Asisten III Binhot Aritonang, Dansubdenpom I/2-2 Tarutung Kapten Cpm M Yamin, perwakilan Danki Rajawali 123 Kapten Inf A Simamora, dan perwakilan Kepala Pengadilan Negeri Tarutung Ronal Aritonang.
Operasi Patuh Toba 2026 berlangsung hingga 8 November 2026. Selama periode itu, pengendara di wilayah Tapanuli Utara akan menghadapi pemeriksaan dokumen dan penindakan bagi pelanggaran yang membahayakan keselamatan.