PEMATANGSIANTAR — Ratusan pedagang di pusat perbelanjaan tradisional Pasar Dwikora, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, kehilangan tempat usaha mereka setelah si jago merah melalap kios-kios pada Kamis (18/6) dini hari. Data sementara yang dihimpun pihak pengelola menyebutkan, sebanyak 311 unit kios ludes terbakar.
Pendataan Masih Berlangsung, Pemkot Diminta Bergerak Cepat
Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi, menyatakan bahwa angka kerugian material dan jumlah pasti pedagang yang terdampak masih terus didata. “Sejauh ini, pendataan masih terus dilakukan,” ujarnya saat mendampingi Wali Kota di lokasi kejadian.
Wali Kota Wesly Silalahi yang tiba di lokasi sejak pagi hari langsung berinteraksi dengan para pedagang yang tengah berduka. Ia meminta para korban untuk bersabar dan berjanji pemerintah kota tidak akan tinggal diam.
Wali Kota: Pemerintah Akan Perhatikan Nasib Pedagang
Dalam kunjungannya, Wesly menyampaikan harapan agar para pedagang yang kiosnya terbakar bisa tabah menerima musibah ini. “Pemerintah Kota akan memperhatikan nasib para pedagang,” kata Wesly di hadapan para korban yang masih berkerumun di sekitar lokasi kebakaran.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kebakaran. Namun, api yang cepat membesar diduga karena banyaknya material mudah terbakar di dalam kios-kios pasar tradisional tersebut.
Pasar Dwikora, Pusat Ekonomi Warga yang Kini Luluh Lantak
Pasar Dwikora selama ini menjadi salah satu pusat perekonomian utama bagi warga di kawasan Siantar Utara. Dengan hangusnya ratusan kios, aktivitas jual beli dipastikan lumpuh total untuk beberapa waktu ke depan. Para pedagang kini hanya bisa pasrah dan berharap ada bantuan modal dari pemerintah untuk memulai usaha kembali.