MEDAN — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan menuntaskan fase pemulangan gelombang pertama jamaah haji asal Sumatera Utara musim haji 2026. Kedatangan Kloter (kelompok terbang) 13 KNO (Kualanamu) pada Selasa (16/6) menjadi penanda berakhirnya fase tersebut.
"Kedatangan jamaah Kloter 13 KNO hari ini sebagai penanda berakhirnya fase pemulangan gelombang pertama," ucap Ketua PPIH Debarkasi Medan Zulkifli Sitorus usai menyambut kedatangan rombongan di Asrama Haji Medan.
Rincian Jamaah Kloter 13: Mayoritas dari Labuhanbatu
Kloter 13 membawa pulang 358 jamaah. Rinciannya, 216 jamaah berasal dari Kabupaten Labuhanbatu, 115 jamaah dari Kabupaten Labuhanbatu Utara, 21 jamaah dari Kota Medan, dan enam orang petugas kloter.
Pemulangan Gelombang Pertama: 17 Kloter dalam 16 Hari
Pemulangan gelombang pertama berlangsung sejak 2 Juni hingga 16 Juni 2026. Seluruh jamaah diterbangkan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dan tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.
Total jamaah dan petugas yang telah tiba mencapai 4.663 orang, atau sekitar 77,85 persen dari keseluruhan 17 kloter. Angka itu terdiri dari 4.611 jamaah haji dan 52 petugas.
Gelombang Kedua: Empat Kloter Terakhir dari Madinah
PPIH Debarkasi Medan kini bersiap menyambut kepulangan gelombang kedua. Empat kloter tersisa akan tiba melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, menuju Bandara Kualanamu.
Jadwal kedatangan gelombang kedua: Kloter 14 dijadwalkan tiba pada Rabu (17/6), Kloter 15 pada Jumat (19/6), Kloter 16 pada Sabtu (20/6), dan Kloter 17 pada Ahad (21/6).
1.320 Jamaah Masih di Madinah
Zulkifli menyebutkan sebanyak 1.320 jamaah atau sekitar 22,04 persen masih berada di Madinah. Mereka tengah menyelesaikan rangkaian ibadah dan berziarah ke sejumlah tempat suci sebelum kembali ke Tanah Air.
"Jamaah haji kita yang masih berada di Madinah berjumlah 1.320 orang atau sekitar 22,04 persen," kata Zulkifli.