Pencarian

Presiden Jerman Nilai Indonesia Faktor Stabilitas ASEAN, Sepakati Aturan Global

Senin, 15 Juni 2026 • 18:45:31 WIB
Presiden Jerman Nilai Indonesia Faktor Stabilitas ASEAN, Sepakati Aturan Global
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Jakarta untuk kunjungan kenegaraan.

SUMATERA UTARA — Steinmeier tiba di Jakarta untuk kunjungan kenegaraan di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Ia menilai peran Indonesia semakin krusial, tidak hanya dalam arsitektur keamanan Indo-Pasifik, tetapi juga dalam isu lingkungan hidup. "Indonesia merupakan faktor stabilitas penting di dalam kawasan ASEAN," ujar Steinmeier dalam keterangan pers bersama.

Poros Eropa-Asia Pasifik dan Piagam PBB

Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar satu jam, kedua kepala negara membahas dinamika geopolitik di dua kawasan. Steinmeier menekankan bahwa situasi di Eropa dan Asia Pasifik tidak bisa dipisahkan. "Kami di Eropa sangat mengamati apa yang terjadi di Indo-Pasifik. Dan kami melihat peran pentingnya ASEAN dalam mengembangkan arsitektur keamanan di kawasan ini," katanya.

"Dan kita saling sepakat bahwa kita mendukung dunia berdasarkan aturan yang tetap. Dan kita juga mendukung unsur-unsur Piagam PBB," tegas Steinmeier. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Jerman memandang ASEAN—dengan Indonesia sebagai porosnya—sebagai mitra strategis di tengah rivalitas AS-China yang kian tajam.

Prabowo: Momentum di Tengah Dinamika Global

Presiden Prabowo menyambut kunjungan ini sebagai kehormatan besar. Ia menyebut kunjungan Steinmeier memiliki arti penting di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. "Ini kehormatan besar bagi kami. Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia karena ini juga menunjukkan hubungan antara Jerman dan Indonesia yang sangat baik," kata Prabowo.

"Kunjungan ini juga merupakan momentum penting di tengah dinamika global yang semakin penuh dengan ketidakpastian," tegasnya. Prabowo tidak merinci lebih lanjut agenda spesifik yang dibahas, tetapi isu kerja sama pertahanan dan transisi energi disebut-sebut masuk dalam daftar prioritas.

Peran Lingkungan dan Stabilitas Kawasan

Steinmeier secara khusus menyoroti kontribusi Indonesia di bidang perlindungan lingkungan. Menurut dia, Jakarta tidak hanya yakin dengan peran stabilitasnya, tetapi terus mengembangkannya. "Di samping politik keamanan, termasuk perlindungan lingkungan dan sebagainya," ucap Steinmeier.

Pernyataan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra utama Jerman di Asia Tenggara. Hubungan bilateral kedua negara telah berlangsung puluhan tahun, dengan Jerman menjadi salah satu investor terbesar di sektor manufaktur dan energi terbarukan Indonesia. Kunjungan kenegaraan ini dijadwalkan berlanjut dengan pertemuan bilateral terbatas dan forum bisnis pada hari berikutnya.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks