SIMALUNGUN — Kabupaten Simalungun berhasil keluar sebagai yang terbaik dalam ajang bergengsi investasi tingkat provinsi. Penghargaan Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025 itu diterima langsung Bupati Anton Achmad Saragih dari Gubernur Bobby Nasution pada Kamis (11/6) di kawasan Open Stage Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.
Pekan Inovasi Investasi Sumatera Utara ke-12 sendiri digelar sejak 10 hingga 13 Juni 2026. Pemilihan Parapat sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan pintu gerbang utama destinasi wisata super prioritas Danau Toba yang berada di wilayah Kabupaten Simalungun.
Bupati: Prestasi Ini Berkat Dukungan Semua Pihak
Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Sumut atas penghargaan yang diberikan. Ia juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait yang telah menjaga situasi tetap kondusif di Kabupaten Simalungun.
"Terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah memberi dukungan kepada Pemkab Simalungun dalam menjaga situasi yang kondusif di daerah ini," ujar Bupati dalam sambutannya.
Parapat Jadi Simbol Keterbukaan Investasi dan Inovasi
Menurut Bupati, penyelenggaraan Pekan Inovasi Investasi Sumatera Utara tahun 2026 di Parapat semakin memperkuat posisi Kabupaten Simalungun. Daerah ini tidak hanya menjadi gerbang utama wisata Danau Toba, tetapi juga terbuka lebar terhadap investasi dan inovasi dari berbagai sektor.
Pemkab Simalungun berharap kegiatan ini mampu melahirkan berbagai peluang kerja sama dan investasi baru. Targetnya jelas: mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, serta meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
"Pada akhirnya, semua ini harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simalungun," tegas H Anton.
UMKM Digandeng Pelaku Usaha Besar
Pembukaan Pekan Inovasi Investasi Sumatera Utara 2026 juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM. Langkah ini menjadi sinyal bahwa investasi yang masuk tidak hanya dinikmati korporasi, tetapi juga berdampak langsung pada sektor usaha kecil di akar rumput.
Pewarta: Waristo
Editor: Juraidi