Pencarian

Patra Drilling Contractor Mulai Uji Coba Dual Fuel pada Alat Berat, Target Hemat Solar 40 Persen

Minggu, 07 Juni 2026 • 15:34:31 WIB
Patra Drilling Contractor Mulai Uji Coba Dual Fuel pada Alat Berat, Target Hemat Solar 40 Persen
Armada alat berat PT Patra Drilling Contractor mulai uji coba sistem dual fuel untuk efisiensi bahan bakar.

SUMATERA UTARA — Jakarta — Efisiensi bahan bakar menjadi prioritas di tengah fluktuasi harga energi global. Menjawab tantangan itu, PT Patra Drilling Contractor (PDC) bersiap menguji sistem dual fuel pada armada alat beratnya.

PDC ditunjuk Pertamina sebagai champion alat berat di lingkungan BUMN energi tersebut. Sistem dual fuel memungkinkan alat berat beroperasi menggunakan campuran solar dan gas, sehingga konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bisa ditekan secara signifikan.

Potensi Hemat Solar Hingga 40 Persen

Manajemen PDC menyebutkan potensi penghematan dari sistem ini mencapai 40 persen per unit alat berat. Angka ini krusial mengingat biaya solar kerap menjadi komponen terbesar dalam struktur biaya operasional pengeboran.

“PDC ditunjuk oleh Pertamina sebagai champion untuk alat berat. Jadi, jika Anda mencari yang paling [unggul]...,” demikian bunyi kutipan manajemen dalam keterangan resmi yang diterbitkan Dunia Energi, Minggu (7/6/2026). Detail lebih lanjut dari pernyataan tersebut belum bisa diakses secara penuh karena keterbatasan akses konten.

Inisiatif di Tengah Tekanan Biaya

Langkah pengujian ini menjadi sinyal bahwa BUMN energi serius mencari terobosan efisiensi. Harga solar industri yang fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir mendorong PDC untuk tidak bergantung pada satu jenis bahan bakar.

Dengan sistem dual fuel, perusahaan bisa lebih fleksibel mengelola pasokan energi. Gas yang digunakan sebagai campuran dinilai lebih murah dan emisinya lebih rendah dibandingkan solar murni. Ini sejalan dengan tren transisi energi yang digaungkan pemerintah.

Dampak bagi Operasional Pengeboran

Jika uji coba berjalan mulus, efisiensi ini akan berdampak langsung pada penurunan biaya proyek pengeboran minyak dan gas milik Pertamina. PDC merupakan kontraktor pengeboran yang melayani kebutuhan hulu migas di dalam negeri.

Alat berat seperti rig dan heavy equipment pendukung lainnya menjadi tulang punggung operasi di lapangan. Setiap pengurangan konsumsi solar berarti penghematan miliaran rupiah per tahun, tergantung volume pemakaian.

Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pasti uji coba dan jenis alat berat yang menjadi pilot project. Publik dan pelaku industri migas menunggu hasil konkret dari inovasi ini.

Keberhasilan uji coba dual fuel tidak hanya menjadi kabar baik bagi PDC, tetapi juga bisa menjadi model bagi perusahaan alat berat lain di Indonesia. Mereka menghadapi masalah serupa: bagaimana tetap produktif tanpa terbebani lonjakan harga BBM.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks