MEDAN — Seminar yang digelar APG Indonesia ini bukan sekadar forum diskusi biasa. Para agen perjalanan yang hadir diajak untuk mengenal langsung layanan APG Airlines GP275, platform pemesanan APG Direct Connect, serta solusi GSSA yang mencakup maskapai mitra seperti Hong Kong Airlines dan TAP Air Portugal.
Vice President Commercial APG Indonesia, Dian Ediono, menekankan bahwa pihaknya ingin memperkenalkan keunggulan layanan yang tidak hanya memudahkan travel agent, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi konsumen akhir. "APG ingin semakin mengenalkan keunggulan layanan APG Indonesia yang bukan saja memberi banyak kemudahan kepada pihak travel, tetapi juga ke konsumen yang melakukan perjalanan," ujarnya.
Platform Digital yang Memudahkan Agen Kecil
Salah satu sorotan dalam seminar adalah APG Connect, platform B2B yang memungkinkan agen perjalanan—baik yang memiliki lisensi IATA maupun non-IATA—melakukan pemesanan, penerbitan tiket, hingga pengembalian dana secara mandiri. Ini menjadi angin segar bagi agen-agen kecil di Medan yang selama ini kesulitan mengakses sistem distribusi maskapai internasional.
Manager Operasional APG Indonesia, Nia Anggriani, menambahkan bahwa di tengah pemulihan bisnis perjalanan wisata, APG terus aktif mengenalkan layanan yang memberikan keuntungan komisi kepada agen. "Beberapa layanan utama APG adalah memberi keuntungan/komisi kepada agen, mempermudah konsumen mengatasi risiko kehilangan bagasi dan termasuk penundaan keberangkatan penerbangan," katanya.
Pencerahan di Tengah Persaingan Ketat
Sales Manager GBW Tour and Travel Medan, Widyo Pramono, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan agen saat ini. Ia menyebut seminar tersebut memberi pencerahan kepada travel agent yang harus berinovasi di tengah persaingan yang semakin ketat.
APG Indonesia sendiri berperan sebagai General Sales Agency (GSA) yang menyediakan jaringan aviasi dan maskapai penerbangan. Selain layanan penumpang dan kargo, perusahaan ini juga menawarkan jasa sewa jet (jet charter) dan penyewaan mobil. Tak ketinggalan, layanan konsolidasi IATA BSP yang memudahkan manajemen keuangan dan pelaporan transaksi bagi agen perjalanan.
Seminar ini menjadi bukti bahwa Medan tetap menjadi pasar strategis bagi industri penerbangan dan pariwisata nasional. Dengan konektivitas yang semakin luas, agen perjalanan di Sumatera Utara diharapkan bisa memanfaatkan peluang komisi dan layanan terintegrasi yang ditawarkan APG Indonesia.