Pencarian

MTQ ke-52 Simalungun Berakhir, Bosar Maligas Juara Umum Empat Kali Beruntun, Tiga Peserta Raih Umrah

Kamis, 21 Mei 2026 • 15:41:57 WIB
MTQ ke-52 Simalungun Berakhir, Bosar Maligas Juara Umum Empat Kali Beruntun, Tiga Peserta Raih Umrah
Kecamatan Bosar Maligas raih juara umum MTQ ke-52 Kabupaten Simalungun untuk keempat kalinya berturut-turut.

SIMALUNGUN — Kecamatan Bosar Maligas kembali mempertahankan gelar juara umum MTQ ke-52 Kabupaten Simalungun untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Keputusan itu diumumkan saat penutupan di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Rabu (20/5/2026) malam.

Tiga Peserta Terbaik Dapat Tiket Umrah

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih memberikan hadiah umrah kepada tiga peserta dengan capaian terbaik. Mereka adalah Danish Arkana Sandhi (Kecamatan Bandar Masilam) juara cabang Tahfidz 10 Juz, Satria Amal Samosir (Bosar Maligas) juara Mujawwad Dewasa Putra, dan Rafika Nurrahmah (Hatonduhan) juara Mujawwad Remaja Putri.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mampu menularkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” kata Anton dalam sambutannya.

11 Kecamatan Raih Nilai Terbaik

Ketua Dewan Hakim Muhammad Nurdin Panjaitan menetapkan 11 kecamatan dengan perolehan nilai tertinggi. Selain Bosar Maligas, ada Siantar, Panei, Bandar, Jawa Maraja Bah Jambi, Hatonduhan, Tanah Jawa, Sidamanik, Gunung Maligas, Tapian Dolok, Huta Bayu Raja, Dolok Batu Nanggar, dan Gunung Malela.

MTQ ke-52 berlangsung tiga hari, 18–20 Mei 2026. Acara penutupan diawali lantunan ayat suci dari Ifran Ariandi, qari peraih juara tiga tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2025. Doa penutupan dipimpin Ketua MUI Simalungun Ki Dardjat Purba.

DPRD: MTQ Bukan Sekadar Lomba

Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Sugiarto mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap hadir meski sempat terkendala cuaca. Menurutnya, MTQ adalah sarana memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Penampilan seni dan budaya daerah turut memeriahkan penutupan, termasuk tarian multi-etnis dan qasidah dari kelompok binaan LAQSI. Bupati Anton menekankan pentingnya MTQ sebagai benteng moral di tengah pengaruh negatif narkoba dan perkembangan teknologi digital.

Bagikan
Sumber: viral24.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks