MEDAN — Anggota DPRD Medan sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan, Afif Abdillah, menegaskan bahwa warga ibu kota provinsi Sumatera Utara ini lebih membutuhkan kerja nyata dari pemerintah dibandingkan perdebatan berkepanjangan. Ia menyebut kekhawatiran utama masyarakat saat ini adalah kenaikan harga sembako, terbatasnya lowongan kerja, dan tekanan ekonomi yang masih terasa.
Perjalanan Pribadi dan Kesehatan Wali Kota
Menanggapi perjalanan yang dilakukan Wali Kota Medan ke luar negeri, Afif menjelaskan bahwa keberangkatan tersebut bersifat pribadi dan tidak menggunakan anggaran negara maupun APBD. Ia mengaitkan perjalanan itu dengan urusan kesehatan sang pemimpin daerah.
“Dalam dinamika yang ada, jangan sampai kita kehilangan sisi kemanusiaan. Semua orang tentu memahami bahwa seorang pemimpin juga harus menjaga kesehatan agar dapat menjalankan amanah dengan maksimal untuk masyarakat,” ujar Afif di ruang kerjanya, Senin (18/5).
Koordinasi Pemerintahan Tetap Berjalan
Afif memastikan bahwa meski berada di luar negeri, Wali Kota Medan tetap memantau jalannya pemerintahan. Koordinasi dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus dilakukan agar pelayanan publik tidak terganggu.
Fraksi NasDem menilai persoalan administrasi terkait pelaporan perjalanan ke Kementerian Dalam Negeri telah dijelaskan langsung oleh Wali Kota. Oleh karena itu, perhatian pemerintah daerah diharapkan tidak lagi tersedot ke isu tersebut.
Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Kenyamanan Warga
Menurut Afif, fokus utama Pemkot Medan saat ini harus tetap diarahkan pada tiga hal: pelayanan publik yang efektif, stabilitas ekonomi masyarakat, serta kenyamanan warga. Ia meminta Wali Kota untuk tidak terjebak dalam polemik administrasi yang dinilai tidak bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat sehari-hari.
“Masyarakat saat ini lebih membutuhkan kerja nyata dan pelayanan yang efektif dibandingkan perdebatan berkepanjangan yang tidak berdampak langsung terhadap kebutuhan rakyat sehari-hari,” tegas Afif dalam pernyataannya.