Pencarian

BYD dan Jaecoo Puncaki Penjualan Mobil Listrik Kuartal I 2026, Wholesales Tembus 33 Ribu Unit

Jumat, 15 Mei 2026 • 15:28:41 WIB
BYD dan Jaecoo Puncaki Penjualan Mobil Listrik Kuartal I 2026, Wholesales Tembus 33 Ribu Unit
BYD memimpin penjualan mobil listrik dengan pengiriman 12.473 unit pada kuartal I 2026.

SUMATERA UTARA — Lanskap industri otomotif nasional pada awal 2026 menunjukkan pergeseran peta persaingan yang signifikan, terutama pada segmen mobil listrik murni. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat distribusi dari pabrik ke dealer atau wholesales tetap berada pada tren positif meski sempat mengalami fluktuasi di bulan Maret.

BYD muncul sebagai pemain paling dominan dengan total pengiriman mencapai 12.473 unit selama tiga bulan pertama tahun ini. Penjualan tertinggi merek ini terjadi pada Januari yang menyentuh angka 4.879 unit, mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar BEV saat ini.

Fluktuasi Distribusi Bulanan pada Awal Tahun 2026

Sepanjang Kuartal I 2026, volume distribusi kendaraan listrik di Indonesia bergerak dinamis setiap bulannya. Pada Januari, total wholesales tercatat sebesar 10.264 unit, yang kemudian melonjak menjadi 12.314 unit pada Februari.

Memasuki bulan Maret, volume pengiriman sedikit terkoreksi ke angka 10.572 unit. Fluktuasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor strategis, mulai dari momentum pameran otomotif hingga pengaturan stok di level dealer oleh masing-masing pemegang merek.

Dominasi Merek Tiongkok di Lima Besar Penjualan

Posisi kedua di bawah BYD ditempati oleh Jaecoo yang berhasil membukukan angka distribusi sebanyak 7.827 unit. Menariknya, performa terbaik Jaecoo justru terjadi pada bulan Maret dengan total pengiriman mencapai 2.959 unit, berlawanan dengan tren pasar yang sedikit menurun.

Berikut adalah daftar lima besar merek mobil listrik terlaris berdasarkan data wholesales Kuartal I 2026:

  • BYD: 12.473 unit
  • Jaecoo: 7.827 unit
  • Geely: 2.813 unit
  • Wuling: 2.599 unit
  • AION: 2.148 unit

Geely yang berada di urutan ketiga mencatatkan puncak distribusinya pada Maret sebanyak 1.133 unit. Sementara itu, Wuling dan AION melengkapi daftar lima besar dengan angka yang kompetitif, menunjukkan persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan ramah lingkungan.

Faktor Pendorong Pertumbuhan Pasar BEV Nasional

Kehadiran produsen asal China yang semakin agresif menjadi motor utama penggerak pasar mobil listrik di tanah air. Selain menawarkan jarak tempuh yang memadai dan fitur keselamatan modern, penetrasi harga yang kompetitif menjadi daya tarik utama bagi calon pembeli di Indonesia.

Dukungan pemerintah melalui percepatan ekosistem kendaraan listrik dan pembangunan infrastruktur pengisian daya turut memperkuat kepercayaan masyarakat. Munculnya berbagai model baru dengan rentang harga yang lebih luas memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk beralih dari kendaraan konvensional.

Pertumbuhan minat ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan semakin meratanya distribusi unit ke berbagai wilayah. Strategi distribusi yang tepat dan kehadiran produk di ajang pameran otomotif terbukti efektif dalam menjaga momentum pertumbuhan angka wholesales di awal tahun ini.

Bagikan
Sumber: data.goodstats.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks