Berdasarkan analisis BMKG, MJO Fase III yang aktif saat ini menciptakan kondisi atmosfer yang labil. Ditambah dengan pemanasan udara yang cukup kuat di permukaan bumi, proses pengangkatan massa udara semakin terpicu sehingga berpotensi menghasilkan hujan di berbagai titik.
Wilayah dengan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat
Putri Diana, prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, menjelaskan bahwa daerah pertumbuhan angin berupa konvergensi dan konfluensi terpantau di sepanjang pantai barat, pantai timur, hingga wilayah pegunungan Sumatera Utara. Kondisi ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Pada siang hingga sore hari ini, hujan dengan intensitas sedang diprediksi melanda sejumlah daerah. Wilayah yang perlu waspada meliputi Asahan, Humbang Hasundutan, Pematang Siantar, Labuhanbatu Utara, Langkat, dan Mandailing Natal. Potensi serupa juga berlaku untuk Padang Lawas, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, dan sekitarnya.
Memasuki malam hari, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun di wilayah Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan. Sementara itu, pada dini hari nanti, seluruh wilayah Sumatera Utara diprediksi berawan.
Suhu, Kelembaban, dan Arah Angin
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara hari ini berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius. Kelembaban udara berada pada angka 75 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan yang relatif rendah, yakni 3 hingga 7 kilometer per jam.
Dua Titik Panas Terdeteksi di Labuhanbatu
Selain memantau potensi hujan, BMKG Wilayah I Medan juga mengamati keberadaan titik panas atau hot spot di wilayah Sumatera Utara. Berdasarkan pengamatan pada 10 Mei 2025, terdapat dua titik panas yang terdeteksi di Kabupaten Labuhanbatu.
Meski belum dipastikan sebagai indikasi kebakaran hutan dan lahan, keberadaan titik panas ini tetap menjadi perhatian. BMKG mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area lahan gambut dan perkebunan yang rawan terbakar.
Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan oleh hujan intensitas sedang hingga lebat. Kawasan pegunungan, pantai barat, dan pantai timur Sumatera Utara menjadi wilayah yang paling rentan.
"Hujan intensif ini dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor," ujar Putri Diana dalam keterangannya. Ia mengingatkan warga yang tinggal di lereng bukit dan bantaran sungai untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG.