MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan bahwa persetujuan bersama Ranperda Perubahan APBD 2026 bukan garis akhir, melainkan pintu masuk bagi tahapan yang lebih menentukan. Ia berbicara di hadapan peserta rapat paripurna DPRD Sumut, Kamis (10/9/2026), usai pengambilan keputusan bersama terhadap Ranperda PAPBD Sumut 2026.
Menurut Bobby, sisa waktu pelaksanaan APBD 2026 harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Seluruh kepala perangkat daerah diminta langsung menyiapkan langkah percepatan pelaksanaan program dan kegiatan.
Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan tiga hal yang tidak boleh terjadi dalam pelaksanaan anggaran tahun ini. Pertama, program tidak boleh terlambat akibat koordinasi yang lemah. Kedua, anggaran tidak boleh sia-sia karena perencanaan dan pelaksanaan yang tidak optimal. Ketiga, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu karena komitmen menuntaskan program yang rendah.
"Tidak boleh ada program yang terlambat hanya karena lemahnya koordinasi. Tidak boleh ada anggaran yang tidak memberi manfaat hanya karena perencanaan dan pelaksanaan yang tidak optimal. Dan tidak boleh ada pelayanan kepada masyarakat yang terganggu karena rendahnya komitmen dalam menuntaskan program," tegas Bobby.
Ia juga meminta seluruh tahapan penetapan Perubahan APBD 2026 diselesaikan tepat waktu. Tujuannya agar program yang sudah direncanakan tidak kehilangan momentum pelaksanaan.
Bobby menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sumut serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah mencurahkan perhatian, waktu, tenaga, dan pemikiran selama proses pembahasan. Catatan, rekomendasi, dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD Sumut maupun Badan Anggaran, menurut dia, akan menjadi bagian dari pengendalian pelaksanaan Perubahan APBD 2026.
"Masukan tersebut akan menjadi bagian dari pengendalian pelaksanaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah pada tahun anggaran berikutnya," ungkap Bobby.
Rapat paripurna dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus didampingi para wakil ketua Sutarto, Ihwan Ritonga, Ricky Anthony, dan Salman Alfarisi. Sejumlah anggota dewan serta perwakilan Forkompinda dan kepala OPD Provsu turut hadir.
Bobby menilai kualitas anggaran tidak cukup diukur dari besarnya angka yang tercantum dalam dokumen APBD. Yang lebih penting, seberapa jauh anggaran itu mampu mempercepat pembangunan dan menyelesaikan persoalan masyarakat.
"Jadikan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini sebagai instrumen untuk mempercepat pencapaian target pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah serta menghadirkan manfaat bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara," ujarnya.
Ia juga menyoroti hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD Sumut yang dinilai tetap terjaga secara produktif dan konstruktif. Setelah persetujuan bersama, Ranperda Perubahan APBD Sumut 2026 akan melalui tahapan sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk proses evaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.
Di kesempatan yang sama, Bobby menyinggung peluang pengembangan pariwisata Sumut melalui penguatan konektivitas dengan negara tetangga. Hal itu ia sampaikan setelah mengikuti kegiatan yang mempertemukan pejabat tingkat menteri dan gubernur dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand (IMT-GT).
Bobby mengaku sempat berdiskusi dengan salah satu gubernur dari Thailand soal pengembangan sektor pariwisata. Dari pembicaraan itu, ia melihat peluang kerja sama untuk menghubungkan destinasi wisata Thailand dengan sejumlah destinasi unggulan di Sumatera Utara.
Menurutnya, Sumut punya potensi wisata besar, tetapi masih membutuhkan penguatan konektivitas, promosi, dan kerja sama agar jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat. Ia berharap kerja sama tersebut tidak hanya menambah kunjungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Sumut.
Pantauan wartawan, Gubernur Provinsi Trang, Thailand, datang ke ruang paripurna DPRD Sumut. Ia diberi ulos dan plakat, lalu didaulat memberikan sambutan. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kehangatan sambutan Gubsu dan anggota DPRD Sumut.