SUMATERA UTARA — Fadil Imran menyampaikan target tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (9/9). Ia menyebut arahan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) cukup spesifik, yakni mengamankan emas lewat nomor beregu putra.
"Kita target dari Kemenpora satu emas, beregu putra," ucap Fadil.
Untuk mewujudkan target itu, PBSI telah menyiapkan kekuatan penuh di sektor putra. Jonatan Christie dan Alwi Farhan akan memimpin lini tunggal, sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin siap mengamankan poin dari nomor ganda.
Ada pula nama Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi yang masuk dalam skuad beregu. Total PBSI memberangkatkan 20 pemain ke Jepang, dengan komposisi 10 putra dan 10 putri.
Menariknya, PBSI hanya mengirim dua pemain untuk nomor tunggal putra perorangan, yaitu Jonatan Christie dan Alwi Farhan. Moh Zaki Ubaidillah serta Muhamad Yusuf hanya didaftarkan untuk nomor beregu. Pola serupa berlaku di sektor putri—Putri Kusuma Wardani dan Thalita Ramadhani Wiryawan jadi andalan tunggal, dengan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi serta Mutiara Ayu Puspitasari sebagai pelengkap beregu.
Di nomor ganda campuran, PBSI menurunkan dua pasangan: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Fadil menegaskan tidak ada kendala berarti dalam persiapan menuju Asian Games. Hal yang menurutnya perlu diperhatikan adalah pemilihan turnamen bagi para atlet agar tidak kelelahan menjelang kompetisi utama.
"Tidak ada kendala. Persiapan berjalan baik. Kami hanya perlu jeli memilih turnamen yang diikuti atlet agar performa puncak mereka terjaga," kata Fadil.
Cabang bulu tangkis di Asian Games 2026 akan memulai persaingan pada 20 September, sehari setelah upacara pembukaan. Sektor beregu biasanya digelar lebih dulu sebelum nomor perorangan dimulai pada pekan kedua.