MEDAN - Rumah subsidi lewat KPR FLPP masih jadi opsi paling terjangkau bagi warga Medan yang ingin punya hunian sendiri. Namun harga murah dan DP ringan bukan jaminan rumah yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan, sehingga survei mendalam tetap diperlukan sebelum memutuskan.
Program ini dikelola BP Tapera dengan bunga tetap 5 persen per tahun sepanjang tenor kredit, sudah termasuk asuransi jiwa dan kebakaran. Tenor maksimal saat ini 20 tahun, sementara opsi perpanjangan hingga 40 tahun masih dalam pembahasan pemerintah untuk meringankan angsuran bulanan MBR.
Uang muka rumah subsidi bisa dimulai dari 1 persen harga rumah dan bebas PPN, jauh lebih ringan dibanding skema KPR komersial pada umumnya.
Pemohon harus WNI, belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah, dan penghasilannya sesuai batas MBR yang berlaku. Status perkawinan turut menentukan perhitungan penghasilan jika mengajukan bersama pasangan.
Kawasan penyangga yang punya banyak pilihan klaster subsidi dengan akses relatif dekat ke Medan.
Dekat kawasan industri sehingga cocok untuk pekerja pabrik atau karyawan di sekitar jalur Medan-Lubuk Pakam.
Alternatif lain dengan akses yang juga relatif mudah dijangkau dari pusat kota.
Kuota rumah subsidi Sumatera Utara 2026 tercatat 25.000 unit menurut Kementerian PKP, naik dari 20.000 unit pada 2025, sehingga peluang mendapatkan unit di kawasan-kawasan tersebut makin terbuka.
Datangi lokasi secara langsung, jangan hanya percaya foto di brosur pemasaran. Lakukan survei pada pagi dan sore hari untuk melihat kondisi akses jalan serta potensi genangan air saat hujan. Terakhir, minta simulasi cicilan resmi dari bank penyalur KPR FLPP, bukan hanya perkiraan dari pengembang, supaya tahu persis total biaya yang harus disiapkan setiap bulan.
Apakah semua bank bisa menyalurkan KPR FLPP?
Tidak semua bank menjadi penyalur FLPP, hanya bank yang telah ditunjuk BP Tapera, sehingga calon pembeli sebaiknya menanyakan langsung ke pengembang bank penyalur yang bekerja sama.
Apakah rumah subsidi bisa direnovasi bebas setelah dibeli?
Ada aturan masa tenggang tertentu terkait pengalihan dan renovasi rumah subsidi, sehingga penting menanyakan ketentuannya langsung ke bank atau pengembang sebelum melakukan perubahan besar.
Mengapa kuota tahun ini naik dibanding tahun lalu?
Kenaikan kuota mengikuti kebijakan alokasi tahunan Kementerian PKP yang menyesuaikan dengan target penyediaan hunian bagi MBR di masing-masing provinsi.