SUMATERA UTARA — Duka mendalam menyelimuti industri hiburan Hollywood menyusul kabar meninggalnya Hayden Panettiere. Salah satu rekan dekatnya, Jack Coleman, yang berperan sebagai ayahnya di layar kaca dalam serial Heroes, buka suara dengan penghormatan terakhir yang menyentuh hati.
Coleman, yang memerankan Noah Bennett, ayah dari karakter Claire Bennet yang diperankan Panettiere, menyampaikan pernyataan emosionalnya melalui media sosial. Ia mengaku hancur dan kesulitan merangkai kata, namun merasa perlu mengenang sosok yang ia sapa "Haydini" itu.
Dalam unggahannya, Coleman mengenang momen pertama bertemu Panettiere 20 tahun lalu saat syuting pilot Heroes. "Saya mencintai Hayden sejak hari pertama, 20 tahun lalu, ketika dia memperkenalkan diri dengan berteriak 'daddy' dan memeluk saya," tulisnya. Sejak hari itu, aktris tersebut memanggilnya "daddio".
Coleman juga mengungkapkan kekagumannya pada kemampuan akting Panettiere yang ia saksikan langsung. "Dia memiliki bakat yang luar biasa. Dalam sebuah adegan awal, air mata mengalir di pipinya di baris yang sama, take demi take. Saya mengagumi tekniknya. 'Ini bukan teknik,' dia mengoreksi saya. 'Saya bukan anjing terlatih. Saya merasakannya dan air mata itu datang tepat pada momen itu.' Usianya baru 16 tahun," kenangnya.
Lebih jauh, Coleman melontarkan kritik tajam kepada media yang kerap memberitakan Panettiere secara tidak adil. "Dia diburu. Ke mana pun dia pergi, ada fotografer dengan lensa 300 milimeter—jenis yang bisa membuat aktivitas paling polos sekalipun terlihat mencurigakan," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan wartawan kala itu, seperti "kapan kamu akan keluar jalur?", kini bisa dikenali sebagai provokasi misoginis.
Di balik sorotan kamera yang keras, Coleman mengingat Panettiere sebagai sosok yang membawa kebahagiaan di lokasi syuting. "Dia membawa kegembiraan di lokasi syuting dan memiliki ingatan fotografis. Semua orang kagum dengan kemampuannya tampil maksimal di setiap take. Raksasa kecil yang suka tertawa. Kami sering tertawa bersama. Wajah bersinar dan senyum megawatt itu bukan hanya untuk kamera. Itu memang dirinya," tuturnya.
Coleman juga menyoroti kepedulian Panettiere terhadap sesama dan lingkungan. Ia mengenang bagaimana aktris tersebut membela Tess yang sedang di-bully, komitmennya pada kesejahteraan hewan, dan keberaniannya melindungi hewan-hewan tersebut. "Saya hanya berharap kamu mendapat perlindungan yang sama. Selamat malam, gadis manis. Semoga para malaikat membawamu beristirahat dengan tenang," pungkasnya.
Kabar duka ini pertama kali dikonfirmasi oleh perwakilan Panettiere pada hari Senin. Pihak kepolisian Greenville, South Carolina, yang menangani kasus ini, mengumumkan bahwa tidak ada indikasi tindak pidana dalam kematian aktris yang dikenal luas lewat perannya di Heroes dan Nashville tersebut.