10 Penari Kerajaan Pulau Penang Tampilkan Tari Penang Maharaja di PRSU Medan 2026, Kolaborasi Budaya Malaysia-Indonesia

Penulis: Syafruddin Amir  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 23:34:01 WIB
Sepuluh penari dari Kerajaan Pulau Penang, Malaysia, membawakan Tari Penang Maharaja di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026, Medan.

MEDAN — Tari Penang Maharaja yang dulu hanya dipentaskan untuk kalangan bangsawan kini bisa dinikmati publik di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026. Sepuluh penari dari Kerajaan Pulau Penang, Malaysia, tampil dalam balutan kostum tradisional Melayu lengkap dengan iringan musik khas. Pertunjukan digelar dua hari di Paviliun Pulau Penang dan sehari di panggung utama arena.

Tari Penang Maharaja: Dari Istana ke Panggung Rakyat

Zarul, pengurus Paviliun Pulau Penang, mengatakan Penang Maharaja merupakan tari persembahan yang dulunya khusus ditampilkan untuk golongan bangsawan di Kesultanan Melayu. "Khasanah budaya Melayu-Malaysia ini kami hadirkan agar masyarakat Medan dan pengunjung PRSU bisa menyaksikan langsung," ujarnya.

Selain Penang Maharaja, rombongan juga membawakan tari Nirmala. Tarian ini dibawakan oleh penari pria dan wanita yang semuanya berasal dari Pulau Penang.

Sister City Medan-Pulau Penang: 10 Tahun Kolaborasi

Kehadiran Paviliun Pulau Penang di PRSU bukan yang pertama. Zarul menyebut Pulau Penang selalu terlibat setiap PRSU digelar. "Paling penting melalui momen PRSU, menjalin persahabatan antara Pulau Penang dan Kota Medan dengan adanya perjanjian sister city, juga tetap berkolaborasi untuk menampilkan berbagai ragam kegiatan," kata Zarul.

Dia menambahkan, hubungan dua kota yang sudah berjalan lebih dari satu dekade ini terus diperkuat lewat pertukaran budaya dan promosi pariwisata.

Pertunjukan Lengkap: Tari, Biola, dan Fashion Show

Melayu Night tidak hanya menghadirkan tarian. Pengunjung juga disuguhkan penampilan biola tunggal oleh Syaifuddin, serta fashion show busana tradisional Melayu yang dikolaborasikan dengan desainer dari Medan. Penyanyi Sifa Ramadhani, yang namanya sudah dikenal di Malaysia, Indonesia, dan Brunei, turut memeriahkan panggung.

Penampilan Sifa Ramadhani mendapat sambutan hangat karena membawakan lagu-lagu Melayu populer yang membuat pengunjung ikut bergoyang.

Antusiasme Pengunjung: Ribuan Orang Hadir Setiap Malam

Selama tiga hari gelaran, ribuan pengunjung memadati area paviliun dan panggung utama. Sebagian besar adalah warga Medan dan sekitarnya yang ingin menikmati hiburan khas Melayu serumpun. Tidak sedikit juga wisatawan asal Malaysia yang kebetulan sedang berkunjung ke PRSU.

Acara ditutup Minggu malam dengan penampilan kolaborasi tari dan musik yang melibatkan penari Indonesia dan Malaysia.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: asarpua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top