SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun memastikan alokasi dana miliaran rupiah untuk merealisasikan program prioritas di Kecamatan Raya. Bupati Anton Achmad Saragih yang turun langsung ke lapangan meninjau titik-titik pembangunan dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat.
Anggaran terbesar mengalir untuk perbaikan infrastruktur jalan. Pemkab mengalokasikan Rp2 miliar untuk rekonstruksi Jalan Nagori Limag–Juma Palia Nagori Bahapal Raya sepanjang 2,5 kilometer melalui program TMMD. Selain itu, Jalan Sondi Raya–Bahapal Raya mendapat suntikan dana Rp4 miliar, dan Jalan Lingkar Kota Pematang Raya Rp2,2 miliar.
Dua ruas lainnya, Jalan J. Mintalim Sumbayak Kampung Jawa dan Jalan Simpang Sigonrang–Silou Huluan, masing-masing dianggarkan Rp300 juta dan Rp400 juta. Tak hanya itu, Pemkab juga akan meningkatkan struktur Jalan Provinsi ruas Batas Pematangsiantar–Pematang Raya sepanjang 2,2 kilometer dengan anggaran mencapai Rp13,2 miliar.
Di sektor pertanian, pemerintah tidak hanya membangun jalan usaha tani, tetapi juga menyalurkan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara langsung. Bantuan yang diberikan meliputi mesin pengupas jagung, kultivator, hand traktor lengkap dengan rotary, traktor roda empat, serta penyemprot elektrik. Sumur bor pertanian juga akan dibangun untuk menjamin ketersediaan air irigasi.
Kecamatan Raya dikenal sebagai salah satu kawasan hortikultura andalan di Simalungun. Dengan tambahan alsintan ini, distribusi hasil panen diharapkan semakin lancar dan produksi pertanian meningkat.
Pelayanan kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian. Pemkab menganggarkan Rp200 juta untuk merevitalisasi Puskesmas Pembantu Bah Pasussang. Sementara itu, proyek pembangunan turap atau bronjong di tiga titik perbatasan wilayah digelontorkan dana sebesar Rp7 miliar untuk mengantisipasi longsor dan kerusakan infrastruktur.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Simalungun membuka layanan terpadu di Nagori Bahapal Raya. Warga bisa mengurus administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan KB, pendaftaran BPJS Kesehatan, hingga mendapatkan bantuan sosial.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah yang menyediakan satu ton beras, 360 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Dinas Sosial turut menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu. Bupati Anton juga menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) dan bantuan rumah tidak layak huni secara simbolis.
Dalam sambutannya, Anton mengapresiasi antusiasme masyarakat. "Kehadiran warga menjadi semangat bagi pemerintah daerah untuk terus mendengar dan menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung," ujarnya. Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.