MEDAN — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut Indonesia mencatatkan swasembada pangan tercepat dan tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), lompatan sektor pertanian Indonesia menempati peringkat kedua terbaik di dunia setelah Brasil.
Provinsi Sumatera Utara disebut menjadi salah satu penyumbang terbesar keberhasilan ini. Amran mengungkapkan produksi padi Sumut mencapai 2,75 juta ton gabah kering giling, sementara produksi jagung menyentuh 1,2 juta ton.
"Salah satu penyumbang terbaik swasembada ini adalah Sumatera Utara. Produksinya naik signifikan," kata Amran di hadapan ribuan mahasiswa USU.
Mentan mengungkapkan bahwa kapasitas gudang Bulog di wilayah Sumut sebesar 73.000 ton telah terisi penuh. Untuk mengantisipasi lonjakan stok, Bulog menyewa gudang tambahan berkapasitas 21.000 ton.
"Bahkan saat ini, kapasitas gudang Bulog kita penuh hingga harus menyewa gudang tambahan demi menampung stok mencapai lima juta ton nasional," ujarnya.
Pemerintah menggenjot produksi pangan melalui program pompanisasi dan modernisasi teknologi pertanian, termasuk penggunaan drone untuk penanaman. Amran juga menegaskan komitmen Kementerian Pertanian memberantas praktik curang di sektor pertanian.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 77 tersangka mafia sektor pertanian dan pupuk yang telah diproses hukum. Belasan pegawai internal Kementerian Pertanian juga dicopot karena terlibat pelanggaran.
Mentan menyoroti ketimpangan harga tandan buah segar sawit di tingkat petani akibat praktik under invoicing atau manipulasi nilai transaksi oleh oknum perusahaan. Praktik ini dinilai merugikan devisa negara.
"Kami di Kementerian Pertanian tidak akan mundur setapak pun demi melindungi petani, dan generasi masa depan. Kita bersihkan mafia-mafia ini agar sektor pertanian kita tetap sehat dan berkelanjutan," tegas Amran.
Rektor USU Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi mengapresiasi kehadiran Mentan dan Wagub Sumut di kampusnya. Ia menilai perjalanan hidup Amran yang dimulai dari bawah hingga menjadi menteri menjadi inspirasi bagi mahasiswa.
"Pak Mentan ini figur sangat inspiratif. Memulai kehidupan dari bawah hingga sukses menjadi akademisi, pengusaha, dan kini dipercaya menjadi Menteri yang membawa Indonesia swasembada," ungkapnya.