PEMATANGSIANTAR — Wali Kota Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK Nyonya Liswati Wesly Silalahi hadir langsung membuka rangkaian acara di Balai Bolon, markas kebanggaan warga Kota Pematangsiantar. Dalam sambutannya, Wesly mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan organisasi kemasyarakatan yang menghadirkan panggung hiburan bagi rakyat.
Festival Rakyat dan Nobar Gembira ini dijadwalkan berlangsung setiap kali ada pertandingan semifinal dan final Piala Dunia 2026. Warga dari dalam kota maupun daerah sekitar dipersilakan datang ke Lapangan Adam Malik tanpa dipungut biaya. Layar lebar dan sound system telah disiapkan panitia agar suasananya semeriah mungkin.
Wali Kota Wesly berharap seluruh pengunjung bisa menikmati pertandingan dengan tertib. "Jaga keamanan, kebersihan, dan saling menghormati satu sama lain," pesannya saat membuka acara, Selasa malam. Menurut Wesly, nobar seperti ini bukan sekadar tontonan, tapi juga sarana memperkuat rasa persaudaraan dan gotong royong antarwarga.
Penyelenggaraan nobar ini merupakan kerja sama Pemkot Pematangsiantar dengan Kodim 0207/Simalungun, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pematangsiantar. Keterlibatan TNI diharapkan bisa membantu pengamanan selama acara berlangsung, sementara KADIN dan KONI mendukung dari sisi pendanaan dan logistik.
Pantauan di lokasi, warga mulai berdatangan sejak sore hari. Beberapa pedagang kaki lima ikut meramaikan area sekitar Balai Bolon. Musik dan hiburan rakyat mengisi waktu tunggu sebelum pertandingan final dimulai. Pemerintah setempat menyediakan tempat duduk dan tenda darurat agar pengunjung nyaman.