Bobby Nasution Buka MPLS 2026/2027 se-Sumut di Binjai, Tekan Narkoba dengan Tes Urine Berkala di Sekolah

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 18:29:07 WIB
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution membuka MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13/7/2026).

BINJAI — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumatera Utara di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13/7/2026). Pembukaan MPLS menandai dimulainya hari pertama sekolah bagi peserta didik baru.

Peringatan Keras Soal Narkoba dan Judi Daring

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menyoroti tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara. Ia berharap Kota Binjai tetap dikenal sebagai Kota Rambutan dan tidak mendapat stigma negatif akibat peredaran narkoba maupun praktik judi daring.

Menurutnya, citra suatu daerah akan memengaruhi masa depan generasi muda, baik ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Karena itu, Pemprov Sumut mendorong berbagai langkah pencegahan, termasuk pelaksanaan skrining atau tes urine secara berkala di sekolah-sekolah yang berada di kawasan rawan penyalahgunaan narkoba.

Pendidikan Karakter dan Target Sekolah Gratis 2029

Bobby mengingatkan bahwa sekolah tidak hanya bertugas mencetak peserta didik berprestasi secara akademik, tetapi juga membangun karakter yang kuat. Sikap hormat kepada guru menjadi fondasi penting dalam proses pendidikan.

“Kalian inilah yang nanti akan mengisi dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menjadi pintar itu penting, tetapi memiliki attitude yang baik jauh lebih wajib,” tegas Bobby.

Pada kesempatan itu, Bobby juga menegaskan komitmen Pemprov Sumut dalam menyelaraskan kebijakan pendidikan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia mengingatkan komite sekolah agar tidak menetapkan sumbangan pendidikan sebagai kewajiban dengan nominal tertentu. Sesuai maknanya, sumbangan harus bersifat sukarela dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang tua.

Saat ini anggaran pemerintah telah mampu menggratiskan biaya pendidikan di 10 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Pemprov Sumut menargetkan pada tahun 2029 seluruh SMA, SMK, dan SLB Negeri di 33 kabupaten/kota dapat menikmati program sekolah gratis.

Apresiasi Wali Kota Binjai

Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Sumatera Utara terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kota Binjai.

“Kehadiran Bapak Gubernur menjadi penyemangat luar biasa bagi kami untuk terus memajukan dunia pendidikan dan membangun generasi yang berkualitas,” ujar Amir Hamzah.

Ia mengajak para siswa agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki kemampuan bekerja sama. Amir berharap dari sekolah-sekolah di Kota Binjai akan lahir generasi yang sukses di berbagai bidang, mulai dari dokter, guru, insinyur, pengusaha, atlet, seniman, anggota TNI dan Polri, hakim, jaksa, hingga pemimpin daerah maupun nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si., jajaran organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut, jajaran Pemkot Binjai, kepala sekolah, guru, peserta didik, serta tamu undangan lainnya.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: galasibot.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top