SUMATERA UTARA — Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam memerintahkan seluruh unit di sektor industrinya untuk memantau secara saksama perkembangan bencana alam dalam beberapa hari mendatang. Arahan tersebut juga mewajibkan peninjauan ulang terhadap rencana pencegahan dan pengendalian bencana tahun 2026 untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi terkini.
Perhatian khusus diberikan kepada pengelolaan bendungan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Departemen Perindustrian dan Perdagangan di tingkat provinsi dan kota diminta menginstruksikan pemilik bendungan PLTA untuk menerapkan secara ketat prosedur operasi waduk tunggal dan ganda yang telah disetujui. Tujuannya adalah memastikan operasi ilmiah, keamanan mutlak bagi struktur, dan efisiensi penggunaan sumber daya air selama bulan-bulan puncak panas.
Inspeksi diperkuat untuk menjamin keselamatan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi mineral, sistem jaringan listrik, serta pengoperasian bendungan dan waduk PLTA. Area yang berisiko longsor harus segera diidentifikasi dan dipasangi rambu peringatan. Koordinasi erat dengan otoritas lokal diperlukan untuk memberikan informasi tepat waktu dan memastikan keselamatan masyarakat, terutama saat pelepasan banjir darurat.
Arahan tersebut juga meminta pemerintah daerah untuk menginstruksikan para investor proyek industri, khususnya pembangkit listrik tenaga air dan pertambangan mineral yang sedang dibangun di daerah rawan banjir bandang dan tanah longsor, untuk menangguhkan sementara pembangunan jika diperlukan. Langkah ini diikuti dengan pengembangan rencana relokasi pekerja, mesin, material, dan peralatan ke lokasi yang aman.
Pemerintah daerah juga didesak untuk meninjau area-area yang berpotensi terputus atau terisolasi. Rencana penimbunan barang dan jaminan pasokan barang-barang penting, terutama makanan, air minum, dan kebutuhan pokok, harus segera disusun untuk mencegah kekurangan di tengah masyarakat.
Komando Pertahanan Sipil Kementerian Perindustrian dan Perdagangan secara khusus meminta Grup Perusahaan Listrik Vietnam (EVN) untuk melaksanakan rencana tanggap bencana. EVN harus memastikan pasokan listrik yang aman dan stabil, terutama untuk beban kritis, serta siap memulihkan sistem tenaga listrik jika terjadi insiden. Sosialisasi langkah-langkah pencegahan kecelakaan listrik selama musim hujan juga diperkuat.
Bagi Perusahaan Operasi Pasar Listrik dan Sistem Tenaga Nasional Terbatas, arahan tersebut mensyaratkan pembentukan metode operasi sistem tenaga nasional yang aman dan berkelanjutan. Unit ini harus berkoordinasi erat dengan pengelola waduk PLTA untuk memperbarui kondisi hidrologi dan mengoptimalkan rezim operasi pembangkit listrik dan jaringan listrik guna meminimalkan risiko insiden.
Pemilik bendungan PLTA diwajibkan melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi cuaca dan curah hujan. Peningkatan pemberitahuan dan peringatan sebelum mengatur ketinggian waduk atau meningkatkan debit air menjadi keharusan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan aktivitas di daerah hilir.