UMSU Jadi Kampus Pertama di Sumatera yang Gelar Pelatihan AI Gemini Academy Bersama Google dan Telkom

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 16:25:01 WIB
Dosen UMSU mengikuti pelatihan AI generatif Gemini Academy hasil kolaborasi dengan Google dan Telkom.

MEDAN — Sebanyak puluhan dosen dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif Gemini Academy. Program hasil kolaborasi UMSU dengan Telkom Indonesia ini digelar di Aula FIKTI Lantai 7, Jalan Muchtar Basri No. 3, Medan.

Pelatihan Perdana untuk Kampus di Sumatera

Customer Success Manager Google for Education, Kristiyanto, mengungkapkan bahwa UMSU menjadi kampus pertama di Pulau Sumatera yang mendapatkan pelatihan resmi dari pihaknya. “UMSU luar biasa, karena ini merupakan pelatihan pertama kampus di Pulau Sumatera yang kami laksanakan,” ujarnya.

Kristiyanto berharap program ini tidak berhenti pada satu kali pelatihan saja, melainkan bisa berlanjut untuk sesi-sesi berikutnya. Menurutnya, target utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran para akademisi agar mampu menggunakan AI secara etis dan sesuai kaidah akademik.

Rektor: Dosen Harus Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk AI generatif. Menurutnya, perkembangan AI akan membantu kampus dalam merumuskan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

“Teknologi ini membuka cakrawala berpikir kita dalam membuat kebijakan yang adaptif. Dosen harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tegasnya.

Rektor juga menegaskan bahwa kualitas lulusan sangat ditentukan oleh kualitas dosen sebagai garda terdepan pendidikan. “Yang menciptakan lulusan unggul adalah dosen. Karena itu, sudah saatnya kita berpikir lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan,” katanya.

AI untuk Membantu, Bukan Menggantikan Peran Dosen

General Manager Witel Sumut Agung Tricahyono mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara Telkom dan UMSU. Dia menegaskan bahwa AI bukanlah alat untuk menggantikan peran manusia dalam pendidikan, melainkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Di perguruan tinggi, AI bukan untuk menggantikan posisi kita, tetapi membantu dalam proses mendidik. AI dapat mendukung pengembangan kapabilitas dosen dalam membuat konten pembelajaran, soal ujian, dan berbagai kebutuhan akademik lainnya,” tambahnya.

Penandatanganan MoU Perkuat Kolaborasi Digital

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Telkom Indonesia dan UMSU juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk penguatan kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan transformasi digital. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Telkom dan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) UMSU.

Menutup sambutannya, Rektor UMSU mengajak seluruh civitas akademika untuk memanfaatkan peluang ini sebagai langkah menghadapi tantangan masa depan. “Mari manfaatkan kesempatan ini untuk siap menghadapi tantangan. Jangan cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada,” pungkasnya.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top